KUPANG – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, mengajak para lulusan Universitas Muhammadiyah Kupang (UMK) untuk mengambil peran aktif dalam pembangunan daerah dengan menjadi agen produktivitas ekonomi dan pencipta lapangan kerja di NTT.

Ajakan tersebut disampaikan Gubernur saat menghadiri Wisuda Sarjana ke-36 dan Pascasarjana ke-2 Universitas Muhammadiyah Kupang yang berlangsung di Aula B Kampus UMK, Kamis (4/6/2026).

Dalam sambutannya, Melki Laka Lena menyoroti masih besarnya defisit neraca perdagangan NTT. Menurutnya, nilai barang yang masuk ke daerah saat ini masih jauh lebih besar dibandingkan barang yang diproduksi dan dipasarkan keluar daerah.

Namun demikian, kondisi tersebut dinilai sebagai peluang besar bagi generasi muda untuk membangun usaha dan menghadirkan inovasi yang mampu meningkatkan produktivitas ekonomi daerah.

“Masih banyak ruang yang dapat dimanfaatkan anak-anak muda NTT untuk berwirausaha, mulai dari sektor peternakan, pertanian, pangan hingga industri pengolahan hasil daerah. Tantangan yang ada sesungguhnya adalah peluang untuk menciptakan nilai tambah bagi masyarakat,” ujar Melki.

Ia menjelaskan, berbagai komoditas lokal yang selama ini dijual dalam bentuk bahan mentah dapat ditingkatkan nilai ekonominya melalui hilirisasi, pengemasan yang lebih baik, serta strategi pemasaran yang modern.

Untuk mendukung hal tersebut, Pemerintah Provinsi NTT tengah menyiapkan berbagai skema bantuan bagi generasi muda yang ingin berwirausaha. Dukungan itu meliputi akses permodalan, peningkatan literasi keuangan, pendampingan usaha, hingga perluasan akses pasar melalui kerja sama dengan perbankan dan berbagai mitra pembangunan.

“Kami ingin lebih banyak anak-anak muda NTT menjadi entrepreneur yang mampu membuka lapangan kerja dan menggerakkan ekonomi daerah,” tegasnya.

Di hadapan 167 wisudawan dan wisudawati, Gubernur juga memperkenalkan program NTT Mart, yang sedang dikembangkan sebagai wadah promosi dan pemasaran produk unggulan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari seluruh wilayah NTT.

READ  Kajati NTT Tegaskan Peran Strategis JPN Dukung Keberlanjutan Bisnis BUMN

Program tersebut diharapkan dapat memperluas akses pasar serta meningkatkan daya saing produk lokal hingga ke tingkat nasional dan internasional.

Sementara itu, Rektor Universitas Muhammadiyah Kupang, Prof. Dr. Nazaruddin Malik, menekankan pentingnya kemampuan adaptasi, kolaborasi, dan ketahanan mental bagi lulusan perguruan tinggi di era perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan.

Menurutnya, lulusan perguruan tinggi saat ini tidak hanya dituntut unggul secara akademik, tetapi juga harus memiliki ketangguhan emosional, kemampuan belajar sepanjang hayat, dan kepedulian terhadap lingkungan sosial.

“Dalam menghadapi era transformasi digital, kemampuan digital dexterity atau kecakapan memanfaatkan teknologi menjadi salah satu kompetensi yang harus dimiliki para lulusan. Kemampuan tersebut harus disertai dengan sikap kolaboratif dan kemauan untuk melihat perubahan sebagai peluang dalam menciptakan inovasi,” jelas Nazaruddin.

Ia juga memperkenalkan konsep new collar workers sebagai profil lulusan yang ingin diwujudkan UMK. Konsep tersebut menggambarkan lulusan yang tidak lagi dibatasi kategori pekerja berkerah putih maupun berkerah biru, melainkan individu yang adaptif terhadap teknologi, tangguh menghadapi perubahan, dan siap berkarya di berbagai sektor yang terus berkembang.

Wisuda Sarjana ke-36 dan Pascasarjana ke-2 UMK tersebut menjadi momentum bagi para lulusan untuk mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama masa studi sekaligus berkontribusi dalam mendorong kemajuan ekonomi dan pembangunan Nusa Tenggara Timur. (Sys/ST).

Most Popular