KEFAMENANU – Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan mengukuhkan Kelompok Kerja (Pokja) Bunda Literasi tingkat Kabupaten TTU sekaligus membuka Lomba Bertutur Tingkat Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI) se-Kabupaten TTU, Kamis (18/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 WITA di Ruang Perpustakaan Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten TTU tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati TTU, Kamilus Elu, S.H.
Pengukuhan Pokja Bunda Literasi menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Kabupaten TTU dalam memperkuat gerakan literasi di daerah melalui kolaborasi berbagai pihak, sekaligus mendorong tumbuhnya budaya membaca dan gemar belajar di kalangan masyarakat sejak usia dini.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pelaksana Harian Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten TTU, Hieronimus Bana, S.H., Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten TTU, Robertus Nahas, S.Sos., Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan TTU, Beato Yosep Frent Omenu, S.STP., Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik TTU, Emanuel Tulasi, S.Sos., serta Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa TTU, Blasius Kolo Meko, S.T.
Hadir pula Bunda Literasi Kabupaten TTU, Ny. Andina Winantuningtyas, A.Md., bersama Ketua Pokja Bunda Literasi Kabupaten TTU, Ny. Elisabeth Endang Sri Susilowati, yang diharapkan menjadi motor penggerak dalam memperluas budaya literasi di seluruh wilayah Kabupaten TTU.
Selain pengukuhan Pokja Bunda Literasi, kegiatan juga dirangkaikan dengan pembukaan Lomba Bertutur Tingkat SD/MI se-Kabupaten TTU yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.
Lomba bertutur ini bertujuan menumbuhkan minat baca, meningkatkan kemampuan berbicara di depan umum, serta melatih kreativitas dan kecintaan siswa terhadap cerita rakyat dan budaya lokal yang sarat nilai pendidikan dan karakter.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten TTU berharap gerakan literasi dapat semakin berkembang di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Kehadiran Pokja Bunda Literasi diharapkan mampu menjadi mitra pemerintah dalam membangun budaya membaca yang berkelanjutan serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Timor Tengah Utara.
Momentum pengukuhan Pokja Bunda Literasi dan pelaksanaan Lomba Bertutur juga menjadi wujud komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan memiliki kemampuan literasi yang baik sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.(Sys/ST)

