KEFAMENANU – Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) terus mendorong pengembangan sektor ekonomi berbasis potensi lokal. Salah satunya melalui investasi pengembangan tambak garam yang disosialisasikan langsung kepada masyarakat di Desa Oepuah Utara, Kecamatan Biboki Moenleu, Kamis (11/6/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati TTU, Yosep Falentinus Delasalle Kebo, S.Ip., M.A., bersama Presiden Direktur PT Blue Steel Industries, Benny Lau.

Sosialisasi diawali dengan pembukaan resmi oleh Bupati TTU, dilanjutkan pemaparan rencana investasi dan profil perusahaan oleh Presiden Direktur PT Blue Steel Industries. Acara kemudian ditutup dengan sesi tanya jawab bersama para pemilik lahan yang dipandu Plt Kepala Dinas Perikanan Kabupaten TTU, Drs. Yohanes Sanak, M.A.

Program investasi ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemerintah Kabupaten TTU dan PT Blue Steel Industries yang dilakukan pada Mei 2026 di Batam, Provinsi Riau.

Sebagai langkah awal, perusahaan menggandeng dua profesor ahli pergaraman dari Universitas Trunojoyo Madura untuk melakukan kajian ilmiah secara komprehensif terhadap potensi kawasan pesisir TTU.

Penelitian tersebut meliputi analisis kualitas air laut, tingkat kelembaban udara, suhu lingkungan, hingga kadar salinitas di sejumlah titik lokasi yang direncanakan menjadi kawasan tambak garam.

Hasil kajian menunjukkan potensi yang sangat menjanjikan. Tingkat salinitas air laut di wilayah Oebubu mencapai angka 6,5, sementara di Temkuna, Oesoko, Muara Oebubun, dan Faularan mencapai angka 5. Angka tersebut jauh di atas rata-rata daerah penghasil garam lainnya di Indonesia seperti Malaka, Sabu, Rote, Sumba, hingga Madura yang hanya berkisar antara 3 hingga 3,5.

Tak hanya unggul dari sisi salinitas, kualitas garam yang dihasilkan juga dinilai sangat baik. Berdasarkan uji coba produksi pada lahan seluas 15 petak berukuran 50 meter, mampu menghasilkan sekitar 16 ton garam dengan kandungan Natrium Klorida (NaCl) mencapai 98,84 persen.

READ  Wabup TTU Apresiasi Disiplin ASN Tetap Hadir Upacara Meski Diguyur Hujan

Sosialisasi yang berlangsung mulai pukul 14.00 WITA di Aula Kantor Desa Oepuah Utara mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Rombongan Bupati dan pihak investor disambut dengan ritual adat takanab serta pengalungan selendang oleh tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, dan tokoh pemuda setempat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Plt Asisten III Setda TTU Hieronymus K. Bana, SH, Plt Kepala Dinas Perikanan Kabupaten TTU Drs. Yohanes Sanak, M.A., Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten TTU Quido Kolo, S.T., M.Eng., Kabag Tata Pemerintahan Setda TTU Irenius Abi, S.STP., M.Si., Camat Biboki Moenleu, Camat Biboki Anleu, Camat Insana Utara, Kepala Desa Oepuah Utara, sejumlah anggota DPRD Kabupaten TTU, serta para pemilik lahan yang akan menjadi bagian dari pengembangan kawasan tambak garam.

Melalui investasi ini, Pemerintah Kabupaten TTU berharap pengembangan industri garam dapat membuka lapangan pekerjaan baru, meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir, serta menjadikan TTU sebagai salah satu sentra produksi garam berkualitas di Indonesia. (Sys/ST)

Most Popular