KUPANG – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, menerima audiensi dua Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Capaska) Tingkat Pusat asal NTT di Ruang Kerja Gubernur, Senin (13/7/2026).
Dua pelajar yang terpilih mewakili NTT di tingkat nasional tersebut yakni Atanasius Meylano Frans Yogar dari SMA Katolik Giovanni Kupang dan Eighteen Jeanette Hekboy dari SMA Negeri 1 Kupang.
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat itu, Gubernur Melki Laka Lena memberikan motivasi sekaligus pesan khusus kepada kedua calon agar mengikuti seluruh tahapan pembinaan dan pelatihan dengan penuh disiplin, semangat, dan rasa tanggung jawab.
Menurut Gubernur, terpilih sebagai Calon Paskibraka Tingkat Pusat merupakan sebuah kehormatan sekaligus amanah besar yang harus dijaga dengan dedikasi tinggi. Karena itu, ia meminta keduanya menjaga kondisi fisik dan mental selama menjalani proses seleksi serta pembinaan di tingkat nasional.
“Kesempatan ini adalah sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar. Tunjukkan bahwa generasi muda NTT mampu berprestasi, berkarakter, dan mengharumkan nama daerah di tingkat nasional. Tetap rendah hati, disiplin, dan berikan yang terbaik bagi bangsa dan negara,” pesan Gubernur.
Selain menjaga kesehatan, Gubernur juga mengingatkan pentingnya menjunjung tinggi integritas, menjaga sikap, serta menunjukkan karakter positif sebagai representasi generasi muda NTT.
Ia berharap kedua Capaska mampu memberikan penampilan terbaik saat menjalankan tugas sebagai pengibar bendera pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di tingkat pusat.
Audiensi tersebut menjadi bentuk dukungan dan perhatian Pemerintah Provinsi NTT terhadap generasi muda berprestasi yang dipercaya mengemban tugas kehormatan sebagai Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Tingkat Pusat Tahun 2026.
Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan masyarakat NTT, diharapkan Atanasius Meylano Frans Yogar dan Eighteen Jeanette Hekboy dapat menjalani seluruh rangkaian pembinaan dengan baik serta mengharumkan nama Nusa Tenggara Timur di kancah nasional.(Sys/ST)

