MALAKA – Upaya membentengi generasi muda dari pengaruh negatif terus dilakukan jajaran Polres Malaka. Melalui kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027, Kapolsek Malaka Barat IPDA Dony R. Alfatah turun langsung ke sekolah untuk memberikan edukasi tentang bahaya judi online dan penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (NAPZA) kepada para siswa tingkat SMA di Kecamatan Malaka Barat, Kamis (16/7/2026).

Kegiatan edukasi diawali sekitar pukul 10.15 Wita di SMA Negeri 1 Malaka Barat, Desa Besikama, dengan materi mengenai bahaya judi online. Selanjutnya, pukul 11.30 Wita, kegiatan dilanjutkan di SMA Kristen Maktihan, Desa Maktihan, dengan penyampaian materi tentang pencegahan judi online dan penyalahgunaan NAPZA.

Dalam pemaparannya, IPDA Dony R. Alfatah menjelaskan secara rinci mengenai pengertian judi online dan NAPZA, dampak buruk yang ditimbulkan terhadap masa depan pelajar, hingga berbagai modus yang kerap digunakan pelaku untuk menjerat korbannya.

Ia juga mengingatkan para siswa agar tidak mudah tergiur dengan iming-iming keuntungan instan dari praktik judi online yang justru dapat menimbulkan kerugian ekonomi, merusak mental, bahkan berujung pada tindak pidana.

Selain itu, para peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya peran keluarga dan sekolah dalam membangun lingkungan pendidikan yang sehat dan bebas dari berbagai pengaruh negatif. Kapolsek juga menjelaskan peran Polri dalam upaya pencegahan dan penegakan hukum terhadap pelaku perjudian maupun penyalahgunaan narkotika, termasuk sanksi pidana yang dapat dikenakan.

Dalam kesempatan tersebut, IPDA Dony mengajak seluruh siswa menjadi generasi yang cerdas, disiplin, dan bertanggung jawab dengan menjauhi segala bentuk praktik judi online maupun penyalahgunaan NAPZA.

Ia juga mengimbau para pelajar untuk menjaga pergaulan yang sehat, bijak menggunakan teknologi digital, serta tidak ragu melaporkan kepada guru, orang tua, atau pihak kepolisian apabila mengetahui adanya praktik judi online maupun penyalahgunaan NAPZA di lingkungan sekolah.

READ  Kasus Dugaan Persetubuhan Anak di Belu Naik Penyidikan, Artis PK Akan Dipanggil Polisi

Sementara itu, Kapolres Malaka AKBP Riki Ganjar Gumilar, S.I.K., M.M., menegaskan bahwa kegiatan edukasi di lingkungan sekolah merupakan bagian dari strategi preventif Polri dalam menciptakan generasi muda yang berkualitas, berintegritas, serta memiliki kesadaran hukum sejak dini.

Menurutnya, pembinaan kepada pelajar melalui kegiatan MPLS menjadi langkah penting untuk membangun karakter generasi muda agar mampu menghadapi berbagai tantangan di era digital, termasuk ancaman judi online dan penyalahgunaan narkoba.

Polres Malaka, kata dia, akan terus menggencarkan kegiatan penyuluhan dan edukasi di sekolah-sekolah sebagai bentuk komitmen menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, sehat, serta bebas dari praktik judi online dan penyalahgunaan NAPZA.(Sys/ST).

Most Popular