ATAMBUA – Pemerintah Kabupaten Belu terus mendorong percepatan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai upaya memperkuat perekonomian masyarakat desa.
Wakil Bupati Belu Vicente Hornai Gonsalves memimpin langsung rapat evaluasi pembangunan fisik gerai KDKMP yang berlangsung di Gedung Betelalenok, Selasa (10/3/2026).
Rapat tersebut membahas kesiapan lahan serta percepatan pembangunan gerai koperasi di desa dan kelurahan. Dari hasil evaluasi diketahui masih terdapat beberapa desa yang belum memiliki lahan untuk pembangunan gerai koperasi, sementara 13 desa lainnya sudah berada dalam tahap persiapan pembangunan.
Dalam arahannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa keberadaan Koperasi Merah Putih memiliki manfaat besar bagi masyarakat desa. Melalui program tersebut, seluruh warga secara otomatis akan menjadi anggota koperasi dan memiliki kesempatan memperoleh Sisa Hasil Usaha (SHU) setiap tahun.
“Program ini sangat penting karena seluruh masyarakat desa akan menjadi anggota koperasi dan berpeluang mendapatkan SHU setiap tahun. Ini tentu akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Vicente Hornai Gonsalves.
Ia juga meminta para camat, kepala desa, dan lurah untuk segera berkoordinasi menyiapkan lahan pembangunan gerai koperasi dengan ukuran minimal 20 x 30 meter agar proses pembangunan dapat segera dilakukan.
Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan bagian dari strategi nasional yang turut didukung oleh PT Agrinas Pangan Nusantara. Kehadiran koperasi tersebut diharapkan mampu memperkuat perekonomian masyarakat desa sekaligus mendukung berbagai program pembangunan di daerah.
Pemerintah Kabupaten Belu berkomitmen memastikan pembangunan Koperasi Merah Putih dapat berjalan optimal sehingga memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Sys/ST)

