KUPANG – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena menyatakan dukungannya terhadap gerakan pembinaan remaja yang digagas komunitas The Bridge, terutama dalam upaya pencegahan HIV/AIDS serta penguatan karakter generasi muda di Kota Kupang.
Dukungan tersebut disampaikan saat Gubernur menerima audiensi jajaran komunitas The Bridge yang dipimpin Ketua Christo Valerio di ruang kerja Gubernur NTT, Kamis (12/3/2026).
Turut hadir dalam pertemuan tersebut sejumlah pengurus The Bridge, di antaranya Christy Renata (Public Relation), Grace (Public Relation), Natalia (Public Relation), Viel (Social Media), Hibur (Konselor), serta Reven (Sekretaris Data).
Dalam kesempatan tersebut, jajaran The Bridge memaparkan profil organisasi sekaligus memohon dukungan Pemerintah Provinsi NTT terhadap berbagai program pembinaan remaja yang akan mereka jalankan di Kota Kupang.
The Bridge diketahui merupakan wadah pembinaan remaja yang diinisiasi oleh Yayasan New Genesis dengan fokus pada pendekatan edukatif, penguatan karakter, serta pencegahan HIV/AIDS di kalangan generasi muda.
Perwakilan The Bridge, Christy Renata, menjelaskan bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan menjalankan tiga program utama yang menyasar pelajar tingkat SMP dan SMA.
Program pertama adalah kegiatan “Paskah Pelajar” yang dijadwalkan berlangsung pada 16 April 2026 di Graha Auditorium Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang dengan target peserta sekitar 1.000 pelajar.
“Event ini menjadi pintu masuk pembinaan bagi pelajar melalui kegiatan positif yang memberikan edukasi dan penguatan karakter bagi generasi muda,” jelas Christy.
Selain itu, The Bridge juga akan melaksanakan roadshow edukasi ke sejumlah sekolah dengan materi terkait HIV/AIDS, kesehatan mental, serta penguatan identitas diri bagi remaja.
Program ketiga berupa pendampingan dan fasilitasi konseling bagi remaja yang mengalami persoalan seperti kekerasan seksual maupun masalah kesehatan reproduksi.
Menanggapi paparan tersebut, Gubernur NTT Melki Laka Lena menyambut baik gerakan yang dilakukan komunitas The Bridge dan menyampaikan apresiasi atas kepedulian generasi muda terhadap berbagai persoalan yang dihadapi remaja saat ini.
Menurutnya, program yang dijalankan komunitas tersebut sangat strategis dan sejalan dengan upaya pemerintah dalam menekan angka kasus HIV/AIDS serta memperkuat perlindungan terhadap anak dan remaja di NTT.
“Kami mengapresiasi langkah yang dilakukan adik-adik sekalian. Program ini sangat strategis dan dapat dikolaborasikan bersama pemerintah, khususnya dalam pencegahan HIV/AIDS dan edukasi remaja,” ujar Gubernur Melki.
Ia menegaskan Pemerintah Provinsi NTT terbuka untuk bekerja sama dengan berbagai komunitas dan organisasi masyarakat dalam upaya membangun generasi muda yang sehat, berkarakter, serta memiliki masa depan yang lebih baik. (Sys/ST)

