spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Bupati Kupang Buka Forum Konsultasi Publik RKPD 2027, Dorong Transformasi Ekonomi Lokal

KUPANG – Bupati Kupang Yosef Lede secara resmi membuka Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Kupang Tahun 2027 yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Kupang, Jumat (13/03/2026) pagi.

Forum tersebut mengusung tema “Percepatan Transformasi Ekonomi Lokal Berbasis Hilirisasi, Infrastruktur Berkelanjutan dan SDM Berkualitas Menuju Kabupaten Kupang Emas.”

Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Kupang, para staf ahli bupati, asisten sekda, pimpinan perangkat daerah, para camat, pimpinan LSM dan NGO, serta berbagai mitra pembangunan.

Dalam sambutannya, Bupati Yosef Lede menegaskan bahwa forum konsultasi publik rancangan awal RKPD merupakan tahapan strategis dalam proses perencanaan pembangunan daerah.

Melalui forum ini, pemerintah daerah membuka ruang dialog bersama para pemangku kepentingan untuk menghimpun berbagai masukan dan saran terkait arah kebijakan serta prioritas pembangunan Kabupaten Kupang pada tahun 2027.

“Melalui forum ini, pemerintah daerah ingin memastikan bahwa dokumen RKPD yang disusun tidak hanya memenuhi aspek administratif perencanaan, tetapi juga responsif terhadap kebutuhan masyarakat, selaras dengan isu strategis daerah, serta sejalan dengan arah pembangunan nasional dan provinsi,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa rancangan awal RKPD Kabupaten Kupang Tahun 2027 disusun dengan berpedoman pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Kupang Tahun 2026–2045 serta memperhatikan kondisi dan capaian pembangunan daerah saat ini.

Menurutnya, berbagai masukan yang disampaikan dalam forum konsultasi publik ini akan menjadi bahan penting untuk menyempurnakan rancangan awal RKPD sebelum dilanjutkan ke tahapan Musrenbang RKPD.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Yosef Lede juga menekankan sejumlah fokus pembangunan daerah, di antaranya peningkatan produktivitas dan daya saing ekonomi melalui penguatan sektor pertanian, peternakan, perikanan, pariwisata, serta UMKM yang didukung dengan hilirisasi produk lokal.

Selain itu, pemerintah daerah juga memprioritaskan pembangunan infrastruktur konektivitas wilayah guna mendukung pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan akses pelayanan dasar bagi masyarakat.

Fokus pembangunan lainnya meliputi peningkatan kualitas dan pemerataan pelayanan dasar serta penguatan sumber daya manusia melalui sektor pendidikan dan kesehatan, termasuk percepatan penurunan angka stunting dan perlindungan sosial.

Pemerintah daerah juga terus mendorong penguatan reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, serta berbasis digital. Di sisi lain, perhatian juga diberikan pada pengelolaan lingkungan hidup serta peningkatan ketahanan daerah terhadap perubahan iklim dan bencana.

Bupati Yosef Lede berharap seluruh peserta forum dapat memberikan masukan yang konstruktif, objektif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas dengan tetap memperhatikan kemampuan fiskal daerah.

“Secara khusus kepada Bapperida dan seluruh perangkat daerah, saya minta agar hasil konsultasi publik ini diolah secara profesional, berbasis data, dan terukur, sehingga RKPD tahun 2027 yang dihasilkan menjadi dokumen perencanaan yang berkualitas dan implementatif,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Kupang Yermias Pellokila menyampaikan bahwa forum tersebut merupakan momentum penting untuk merumuskan langkah-langkah strategis pembangunan daerah ke depan.

“Pertemuan ini merupakan satu pertemuan yang sangat penting untuk membahas dan merumuskan langkah tindak lanjut kita ke depan dalam rangka menata pembangunan di Kabupaten Kupang demi kesejahteraan masyarakat kita bersama,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah atas berbagai upaya pembangunan yang telah dilakukan selama lebih dari satu tahun masa kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Kupang.

Menurutnya, meskipun masih terdapat sejumlah kekurangan, berbagai perkembangan pembangunan sudah mulai terlihat.

“Saya menyampaikan apresiasi atas kinerja pemerintah, dalam hal ini Pak Bupati dan Ibu Wakil Bupati, yang meskipun baru berjalan satu tahun lebih namun sudah menunjukkan berbagai perkembangan, walaupun masih terdapat beberapa kekurangan yang tentu kita maklumi karena adanya berbagai regulasi serta efisiensi anggaran dari pemerintah pusat,” ujarnya.

Di akhir penyampaiannya, Yermias Pellokila juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah hadir serta menyampaikan permohonan maaf apabila dalam perjalanan kemitraan antara DPRD dan pemerintah daerah selama ini terdapat kritik atau masukan yang kurang berkenan.

“Apabila dalam perjalanan kemitraan kita selama satu tahun terakhir terdapat kritik atau masukan yang kurang berkenan, saya secara pribadi dan atas nama lembaga DPRD memohon maaf,” tutupnya. (Sys/ST)

Most Popular