spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Gubernur Melki Sebut Perputaran Uang di Sumba Barat Daya Bisa Tembus Rp1 Triliun

TAMBOLAKA – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena menyebut potensi perputaran uang di Kabupaten Sumba Barat Daya dapat mencapai sekitar Rp1 triliun apabila berbagai program pembangunan mampu dimanfaatkan secara maksimal oleh pemerintah daerah dan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Melki saat melakukan pertemuan bersama para pemangku kepentingan daerah di Aula Kantor Bupati Sumba Barat Daya, Senin (16/3/2026).

Kunjungan tersebut menjadi penutup rangkaian agenda kerja Gubernur NTT bersama Tim Kerja Percepatan Pembangunan NTT selama berada di daratan Sumba.

Dalam arahannya, Melki menjelaskan bahwa potensi perputaran dana tersebut berasal dari berbagai program nasional dan daerah yang sedang berjalan di wilayah Sumba Barat Daya.

Salah satu program yang dinilai memiliki dampak ekonomi cukup besar adalah Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang melibatkan sekitar 84 sekolah dengan 33 titik layanan.

Program tersebut diperkirakan mampu menggerakkan dana hingga sekitar Rp300 miliar.

Selain itu, terdapat sekitar 175 koperasi desa yang tersebar di wilayah Sumba Barat Daya dan masing-masing memiliki potensi perputaran dana hingga Rp3 miliar.

“Kalau dihitung dari situ saja, perputaran uang yang masuk ke Sumba Barat Daya bisa mencapai sekitar satu triliun rupiah. Karena itu kita harus cepat menangkap peluang yang ada,” ujar Melki.

Sementara itu, Bupati Sumba Barat Daya Ratu Ngadu Bonu Wulla dalam sambutannya menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus berupaya menekan angka kemiskinan dan stunting melalui berbagai program strategis.

Berdasarkan data Januari 2026, prevalensi stunting di Sumba Barat Daya masih berada pada angka 40,2 persen. Sementara itu, tingkat kemiskinan pada September 2025 tercatat sebesar 25,66 persen.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, pemerintah daerah menyiapkan sejumlah langkah strategis, di antaranya program beasiswa pendidikan tinggi, pembangunan 245 unit rumah layak huni, serta penguatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan UMKM dan koperasi.

Kunjungan Gubernur Melki di Kabupaten Sumba Barat Daya sekaligus menutup rangkaian agenda kerja di Pulau Sumba yang bertujuan untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat serta memastikan berbagai program pembangunan berjalan tepat sasaran di daerah tersebut. (Sys/ST)

Most Popular