spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Di TTS, Istri Disiram Air Panas, Suami Ditahan Polisi

SOE, TTS – Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) kembali terjadi di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Seorang ibu rumah tangga berinisial MB menjadi korban kekerasan yang diduga dilakukan oleh suaminya sendiri, YT, di Kampung Fafi Oban, Desa Koa, Kecamatan Mollo Barat.

Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Senin (16/3/2026) saat korban tengah berada di dapur rumahnya, memasak air panas untuk membuat kopi bagi suaminya yang baru pulang.

Namun situasi berubah menjadi mencekam ketika pelaku meminta uang sebesar Rp50 ribu kepada korban. Karena tidak memiliki uang, korban tidak dapat memenuhi permintaan tersebut.

Diduga tersulut emosi, pelaku kemudian melakukan tindakan kekerasan dengan menendang periuk berisi air panas yang sedang dimasak korban. Air mendidih itu tumpah dan mengenai tubuh korban.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka bakar serius yang diperkirakan mencapai 80 persen. Dalam kondisi kesakitan, korban sempat berlari keluar rumah untuk meminta pertolongan warga sekitar sebelum akhirnya dilarikan untuk mendapatkan penanganan medis.

Saat ini, korban masih menjalani perawatan intensif di RSUD Soe.

Sementara itu, aparat kepolisian bergerak cepat dengan mengamankan pelaku. Kasat Reskrim Polres TTS, I Wayan Pasek, membenarkan bahwa pelaku YT telah ditahan di Mapolres TTS untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Pelaku dijerat dengan Pasal 44 ayat (2) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara atau denda hingga Rp30 juta.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap bentuk kekerasan dalam rumah tangga. Langkah cepat dinilai penting untuk mencegah dampak yang lebih parah serta melindungi korban.

Kasus ini kembali menjadi pengingat bahwa kekerasan dalam rumah tangga masih menjadi persoalan serius yang membutuhkan perhatian bersama, baik dari aparat penegak hukum maupun masyarakat. (Sys/ST)

Most Popular