spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Ratusan Warga Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis di GMIT Ebenhaizer Tarus Barat

KUPANG – Halaman GMIT Ebenhaizer Tarus Barat dipadati ratusan warga yang mengikuti kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis yang diselenggarakan oleh Panitia Prosesi Paskah Pemuda Kristen Kabupaten Kupang pada Sabtu (21/3/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Paskah yang tidak hanya berfokus pada kegiatan keagamaan, tetapi juga pada aksi nyata pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat.

Sejak pagi hari, warga dari berbagai desa dan kelompok usia telah berdatangan untuk mendapatkan layanan kesehatan yang disediakan secara gratis.

Ketua panitia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan sekaligus memberikan akses layanan medis bagi warga yang selama ini memiliki keterbatasan menjangkau fasilitas kesehatan.

Kesuksesan kegiatan ini tidak terlepas dari dukungan berbagai lembaga kesehatan yang terlibat langsung dalam pelayanan, di antaranya Rumah Sakit Leona, Rumah Sakit Umum Naibonat, Puskesmas Tarus, serta Yayasan Tanpa Batas. Kolaborasi lintas sektor ini memastikan pelayanan yang diberikan tetap memenuhi standar medis.

Adapun layanan kesehatan yang disediakan meliputi skrining penyakit tidak menular seperti pengecekan tekanan darah, kadar gula darah, serta asam urat dan skrining hipertensi. Selain itu, tersedia pula layanan kesehatan ibu dan anak berupa pemeriksaan USG bagi ibu hamil yang menjadi salah satu layanan dengan minat tertinggi.

Tidak hanya itu, panitia juga menyediakan pemeriksaan kesehatan mata serta pembagian kacamata gratis bagi warga yang memenuhi syarat. Dalam kegiatan tersebut juga diserahkan alat bantu kesehatan berupa kruk (tongkat penyangga) bagi lansia dan penyandang disabilitas yang mengalami keterbatasan mobilitas.

Kegiatan ini turut mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Kupang. Bupati Kupang, Yosef Lede, hadir langsung meninjau jalannya pelayanan sekaligus menyapa warga yang mengikuti pemeriksaan kesehatan.

Menurut Yosef Lede, kegiatan sosial seperti ini sangat membantu pemerintah dalam memperluas akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

“Dukungan pemerintah terhadap inisiatif seperti ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan akses layanan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.

Respon positif juga datang dari masyarakat. Salah seorang warga Desa Mata Air mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan tersebut karena layanan kesehatan seperti USG dan kacamata gratis tidak mudah diperoleh secara rutin, terutama karena jarak yang cukup jauh dari fasilitas kesehatan besar.

Hingga pukul 12.00 WITA, warga yang datang masih terus berdatangan. Panitia pun telah menyiapkan sistem pengaturan antrean yang terstruktur guna memastikan pelayanan tetap berjalan tertib serta memberikan kenyamanan bagi peserta, khususnya lansia dan ibu hamil.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa perayaan Paskah tidak hanya dimaknai secara spiritual, tetapi juga diwujudkan melalui aksi pelayanan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. (Sys/ST).

Most Popular