SOE – Menjelang peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026, Tim Gereja BEST Jakarta menghadirkan kebahagiaan bagi ratusan anak di Desa Mio, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Sebanyak sekitar 300 anak dari berbagai jenjang pendidikan menerima bantuan seragam sekolah sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan generasi di wilayah pedesaan.

Penyaluran bantuan berlangsung di Gedung Gereja Mahanaim Tua’aome, Selasa (21/7/2026), bersamaan dengan Kebaktian Penyegaran Iman (KPI). Kegiatan tersebut dihadiri tokoh agama, tokoh pendidikan, pemerintah desa, serta masyarakat setempat.

Suasana penuh sukacita tampak ketika satu per satu anak menerima seragam sekolah yang diharapkan dapat menjadi penyemangat untuk terus belajar dan mengejar cita-cita.

Ketua Majelis Jemaat GMIT Wilayah Mio, Pdt. Diana R.S. Oematan, S.Th., menyampaikan apresiasi atas kepedulian Tim Gereja BEST Jakarta yang memilih Desa Mio sebagai lokasi pelayanan sosial.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Tim Gereja BEST Jakarta yang telah hadir, melayani, serta berbagi kasih melalui bantuan seragam sekolah. Bantuan ini menjadi berkat yang sangat berarti bagi anak-anak dan keluarga di Desa Mio. Kiranya Tuhan Yesus memberkati setiap pelayanan dan kemurahan hati yang telah ditunjukkan,” ujarnya.

Ucapan terima kasih juga disampaikan Kepala Seksi Pemerintahan Desa Mio, Salmun E.O. Takalapui. Menurutnya, bantuan tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap pendidikan anak-anak di daerah.

“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Tim Gereja BEST Jakarta yang telah berkenan hadir dan melayani anak-anak di Desa Mio. Bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian terhadap masa depan generasi muda. Semoga kerja sama dan perhatian seperti ini terus terjalin demi kemajuan pendidikan dan kesejahteraan masyarakat,” katanya kepada siarantimor.com.

READ  Sat Reskrim Polres TTS Ungkap Kasus Pencurian Sapi dengan Senjata Api Rakitan

Ia menilai bantuan seragam sekolah bukan hanya membantu meringankan beban ekonomi keluarga, tetapi juga memberikan motivasi baru bagi anak-anak untuk semakin giat belajar dan meraih masa depan yang lebih baik.

Momentum menjelang Hari Anak Nasional menjadi pengingat bahwa setiap anak memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang layak, perhatian, dan kasih sayang dari seluruh elemen masyarakat.

Melalui aksi sosial tersebut, Tim Gereja BEST Jakarta menunjukkan bahwa kolaborasi antara gereja, pemerintah desa, dan masyarakat mampu menghadirkan manfaat nyata bagi dunia pendidikan di pedesaan. Kepedulian seperti ini diharapkan terus tumbuh dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk bersama-sama mendukung lahirnya generasi yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing. (Sys/ST)

Editor: Agus S

Most Popular