SOE – Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) memperkuat upaya deteksi dini masalah kesehatan pada peserta didik dengan meluncurkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi anak sekolah yang dilaksanakan serentak di 36 puskesmas di seluruh wilayah TTS, Selasa (21/7/2026).
Peluncuran program dipimpin langsung Bupati TTS, Eduard Markus Lioe, di SMP Kristen 3 Soe. Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten TTS, dr. Karolina R.A. Tahun, jajaran tenaga kesehatan, para guru, serta ratusan siswa.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan kesehatan merupakan fondasi utama bagi anak-anak untuk tumbuh, belajar, dan meraih masa depan yang lebih baik.
“Kesehatan adalah modal utama untuk kalian belajar, berprestasi, dan meraih cita-cita. Manfaatkan kesempatan pemeriksaan ini dengan sebaik-baiknya, jaga selalu kebersihan diri dan lingkungan, serta terapkan pola hidup sehat agar tumbuh menjadi generasi yang kuat dan cerdas,” ujar Eduard Markus Lioe.
Ia mengatakan program pemeriksaan kesehatan gratis menjadi wujud komitmen pemerintah daerah dalam memastikan seluruh anak memperoleh layanan kesehatan sejak dini. Melalui deteksi awal, berbagai gangguan kesehatan diharapkan dapat segera diketahui dan ditangani sehingga tidak mengganggu proses belajar.
Bupati juga memberikan apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan yang terlibat dalam pelaksanaan program di seluruh puskesmas.
“Terima kasih kepada seluruh dokter, perawat, tenaga medis, dan petugas di 36 puskesmas se-TTS atas dedikasi, kerja keras, dan pelayanan tulus yang diberikan. Semoga senantiasa diberikan kekuatan, keselamatan, dan kesehatan dalam menjalankan tugas mulia ini,” katanya.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari orang tua, guru hingga tenaga kesehatan, untuk bersama-sama membangun generasi TTS yang sehat dan berprestasi.
“Mari kita bergandengan tangan mewujudkan Generasi TTS yang sehat, cerdas, dan berprestasi. Anak-anak yang sehat hari ini adalah pemimpin masa depan daerah kita,” tambahnya.
Sementara itu, Henderina C. Tubulau, SE, menjelaskan program Cek Kesehatan Gratis merupakan bagian dari strategi pemerintah meningkatkan kualitas kesehatan peserta didik melalui pemeriksaan secara menyeluruh.
“Melalui program ini, kondisi kesehatan peserta didik dapat diketahui sejak dini sehingga apabila ditemukan gangguan kesehatan dapat segera ditindaklanjuti. Harapannya, anak-anak dapat tumbuh sehat dan mengikuti proses belajar dengan optimal,” ujarnya.
Menurut Henderina, pemeriksaan meliputi pengukuran tinggi dan berat badan, penilaian status gizi, pemeriksaan tekanan darah, kesehatan mata, kesehatan gigi dan mulut, serta berbagai skrining kesehatan lain yang disesuaikan dengan usia peserta didik.
Ia menambahkan program tersebut tidak hanya berorientasi pada pemeriksaan kesehatan, tetapi juga menjadi sarana edukasi untuk membangun kebiasaan hidup bersih dan sehat di kalangan pelajar.
“Program ini tidak hanya berfokus pada pemeriksaan kesehatan, tetapi juga menjadi sarana edukasi agar anak-anak terbiasa menjaga kebersihan diri, mengonsumsi makanan bergizi, berolahraga secara teratur, dan menerapkan pola hidup sehat sejak usia dini,” jelasnya.
Program Cek Kesehatan Gratis yang dilaksanakan serentak di 36 puskesmas itu diharapkan menjadi langkah konkret Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan dalam memperkuat layanan kesehatan preventif bagi anak sekolah sekaligus mencetak sumber daya manusia yang sehat, berkualitas, dan siap bersaing di masa depan. (Sys/ST)
Editor: Agus S

