spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Bupati Lioe Kukuhkan Bunda Literasi TTS, Siap Gerakkan Budaya Baca hingga Pelosok

SOE, TTS – Bupati Timor Tengah Selatan, Eduard Markus Lioe, secara resmi mengukuhkan Ana Ani Lioe Ataupah sebagai Bunda Literasi Kabupaten Timor Tengah Selatan periode 2026–2030.

Pengukuhan ini menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan dalam memperkuat budaya membaca sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa literasi merupakan fondasi penting dalam membangun masyarakat yang berkualitas.

Melalui literasi, masyarakat tidak hanya mampu membaca dan menulis, tetapi juga mampu memahami informasi secara baik, berpikir kritis, serta mengembangkan kreativitas dan inovasi dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi saat ini, kemampuan literasi menjadi semakin penting. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan terus berkomitmen meningkatkan budaya baca masyarakat melalui berbagai program, mulai dari penguatan perpustakaan, penyediaan bahan bacaan, hingga pembinaan literasi di sekolah dan di tengah masyarakat.

“Literasi bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat,” ujar Bupati.

Ia berharap kehadiran Bunda Literasi Kabupaten TTS dapat menjadi penggerak sekaligus motivator dalam menumbuhkan minat baca dan budaya literasi, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat secara luas.

Selain itu, Bunda Literasi diharapkan dapat berperan aktif dalam mendorong gerakan membaca sejak usia dini, memperkuat peran keluarga sebagai lingkungan literasi pertama bagi anak, serta membangun sinergi antara pemerintah daerah, sekolah, perpustakaan, dan berbagai komunitas literasi.

Bupati juga mengajak seluruh pihak, mulai dari orang tua, guru, pegiat literasi, tokoh masyarakat hingga generasi muda untuk bersama-sama membangun budaya literasi yang kuat di Kabupaten Timor Tengah Selatan.

Dengan semangat kebersamaan dan kerja sama, pemerintah optimistis gerakan literasi di daerah tersebut akan terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan serta pembangunan sumber daya manusia.

Di akhir sambutannya, Bupati menyampaikan ucapan selamat kepada Bunda Literasi yang baru dikukuhkan dan berharap amanah tersebut dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, serta semangat untuk memajukan literasi di daerah.

“Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan baik demi kemajuan literasi di Kabupaten Timor Tengah Selatan,” pungkasnya.

Kegiatan pengukuhan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah TTS Seperius Edison Sipa, Ketua Komisi IV DPRD TTS Religius Usfunan, staf ahli TP-PKK, para staf ahli bupati, para asisten sekretaris daerah, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan.(Sys/ST).

Most Popular