KUPANG – Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, secara resmi menutup rangkaian Lokakarya dan Bimbingan Teknis Implementasi Cascading Kinerja Lingkup Pemerintah Provinsi NTT, Jumat (10/4/2026) siang.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, sejak 8 hingga 10 April 2026, digelar di Hotel Aston Kupang dan diikuti oleh 116 peserta yang merupakan perwakilan dari 42 perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi NTT.

Lokakarya tersebut berfokus pada penyusunan serta penajaman indikator kinerja yang terukur, selaras, dan berorientasi pada hasil guna memperkuat sistem manajemen kinerja pemerintah daerah.

Dalam arahannya, Gubernur Melki menegaskan bahwa selesainya kegiatan bimbingan teknis tersebut menjadi langkah awal transformasi besar dalam reformasi birokrasi di NTT.
“Kegiatan ini bukan akhir, melainkan fondasi awal dari reformasi birokrasi yang lebih terarah, terukur, dan berdampak,” tegasnya.

Menurutnya, penjenjangan kinerja dan penyusunan indikator yang berkualitas merupakan instrumen penting untuk memastikan setiap program dan kegiatan pemerintah benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sebagai tindak lanjut, Gubernur Melki menegaskan bahwa pemerintah provinsi akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap hasil lokakarya tersebut pada Juni 2026. Waktu evaluasi dipilih agar selaras dengan siklus perencanaan serta pelaksanaan program pembangunan daerah, sehingga hasilnya tetap relevan dan aplikatif.

Dalam kesempatan itu, Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan, khususnya para narasumber dan tenaga ahli yang memberikan pendampingan selama proses pelatihan.

“Atas nama Pemerintah Provinsi NTT, saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas penyelenggaraan acara ini, terutama kepada Gabriel Lele dan tim ahli yang telah membimbing proses penyusunan indikator ini,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut kegiatan tersebut, Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi NTT akan kembali berkoordinasi dengan para pakar untuk memfinalisasi agenda serta timeline evaluasi pada Juni mendatang.

READ  Polsek Maulafa Gelar Rekonstruksi Kasus Pengeroyokan hingga Tewaskan AL

Kepala Biro Organisasi Setda Provinsi NTT, Adelino Soares, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini mampu menghasilkan dokumen penjenjangan kinerja yang berkualitas serta indikator kinerja utama (IKU) perangkat daerah yang SMART dan berorientasi pada hasil.

Ia juga menekankan pentingnya keberlanjutan kerja sama dengan SKALA dalam mendukung penguatan reformasi birokrasi di Provinsi NTT.
Meskipun penutupan secara seremonial telah dilakukan oleh Gubernur pada siang hari, para peserta tetap melanjutkan agenda teknis hingga sore hari sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Hal ini menunjukkan komitmen tinggi aparatur sipil negara di lingkungan Pemprov NTT dalam menuntaskan penyusunan dokumen kinerja yang berkualitas.(Sys_ST)

Most Popular