SOE, TTS – Ketua DPRD Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Mordekai Liu, turun langsung memulai tahap awal pengerjaan Jembatan Noefanu di Desa Lasi, Kecamatan Kuanfatu, Sabtu (18/4/2026).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam kunjungan kerja beberapa waktu lalu bersama Ketua DPRD Provinsi NTT, Emi Nomleni.

Aspirasi masyarakat tersebut berkaitan dengan kebutuhan pembangunan jembatan yang selama ini menjadi akses utama bagi warga Desa Lasi, Desa Taupi, Desa Kakan, Desa Pana serta sejumlah desa lainnya di wilayah Kecamatan Kuanfatu.

Keberadaan jembatan tersebut dinilai sangat penting, terutama untuk menunjang aktivitas masyarakat dan akses anak-anak menuju sekolah, terlebih saat musim hujan.

Sebagai bentuk komitmen terhadap aspirasi masyarakat, Mordekai Liu yang akrab disapa Deki Liu turun langsung bersama warga memulai tahap awal pembangunan dengan melakukan proses pengelasan besi gelagar yang nantinya akan menjadi struktur utama atau tulang dari jembatan tersebut.

Menurutnya, langkah awal ini menjadi simbol bahwa aspirasi masyarakat tidak hanya berhenti pada penyampaian, tetapi harus ditindaklanjuti dengan kerja nyata di lapangan.
“Kita ingin memastikan bahwa setiap aspirasi masyarakat benar-benar diperjuangkan.

Jembatan ini sangat penting karena menjadi akses utama bagi beberapa desa, terutama bagi anak-anak sekolah yang setiap hari harus melintas,” ujar Mordekai Liu.

Ia menambahkan, selama ini masyarakat sering mengalami kesulitan ketika musim hujan tiba karena debit air sungai meningkat sehingga akses penyeberangan menjadi berbahaya.

“Kalau hujan turun dan air sungai meluap, anak-anak sekolah dan warga sering kesulitan menyeberang. Karena itu pembangunan jembatan ini menjadi kebutuhan mendesak demi keselamatan dan kelancaran aktivitas masyarakat,” jelasnya.

Proses pengerjaan tahap awal tersebut dilakukan secara gotong royong bersama masyarakat desa setempat. Warga terlihat antusias membantu pekerjaan, mulai dari menyiapkan material hingga mendukung proses pengelasan besi gelagar.

READ  Kades Boti Akui Salah Paham Mekanisme Perdes, Aturan Penertiban Ternak Sebatas Uji Coba

Mordekai Liu menilai semangat kebersamaan tersebut menjadi bukti bahwa pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.

“Semangat gotong royong seperti ini harus terus kita jaga. Pembangunan akan berjalan lebih cepat jika pemerintah dan masyarakat berjalan bersama,” katanya.

Ia berharap pembangunan Jembatan Noefanu dapat segera terealisasi secara penuh sehingga memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan aksesibilitas antar desa serta menjamin keselamatan masyarakat dan para pelajar yang setiap hari melintasi jalur tersebut.

“Harapan kita tentu jembatan ini bisa segera selesai sehingga aktivitas masyarakat menjadi lebih lancar dan anak-anak bisa pergi ke sekolah dengan aman,” pungkasnya.(Sys/ST).

Most Popular