KUPANG –- Wali Kota Kupang, Christian Widodo, menghadiri kegiatan Halal Bihalal 1447 Hijriah yang diselenggarakan oleh Majelis Ulama Indonesia Kota Kupang pada Senin (20/4/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan dan harmoni di tengah keberagaman masyarakat Kota Kupang.
Dalam sambutannya, Wali Kota Kupang menegaskan bahwa Halal Bihalal tidak sekadar menjadi tradisi tahunan setelah Hari Raya Idulfitri, tetapi juga menjadi ruang refleksi untuk memperbaiki diri serta mempererat hubungan antarsesama.
“Berani mengakui kesalahan bukan tanda kelemahan, tetapi tanda kekuatan,” ujar Wali Kota di hadapan para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tamu undangan yang hadir.
Ia juga mengutip pepatah Latin Fortis Fortuna Adiuvat, yang berarti keberuntungan berpihak pada mereka yang berani.
Melalui pesan tersebut, Wali Kota mengajak seluruh masyarakat untuk memiliki keberanian dalam mengakui kesalahan serta saling memaafkan sebagai jalan menuju kehidupan yang lebih baik.
Menurutnya, Kota Kupang merupakan miniatur Indonesia yang kaya akan keberagaman suku, agama, dan budaya. Perbedaan yang ada, kata dia, harus dijadikan kekuatan untuk membangun kehidupan masyarakat yang harmonis.
“Harmoni akan lahir ketika kita mampu saling menghargai dan menjaga keseimbangan dalam kehidupan bersama,” tambahnya.
Wali Kota juga mengingatkan pentingnya kebersamaan dalam membangun daerah.
Ia mengutip ungkapan bijak yang menyatakan bahwa jika ingin berjalan cepat maka berjalanlah sendiri, namun jika ingin berjalan jauh maka berjalanlah bersama.
Kegiatan Halal Bihalal tersebut turut diisi dengan penyerahan bantuan kepada sejumlah masjid dan yayasan sebagai bentuk kepedulian serta komitmen untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat.
Melalui momentum ini, Wali Kota Kupang mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persaudaraan, merawat keberagaman, serta menebarkan kebaikan demi terciptanya kehidupan yang damai dan harmonis di Kota Kupang.(Sys/ST).

