SOE,TTS – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) akan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) XI pada 8–9 Mei 2026. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung di Kantor Golkar Kota Soe, dengan agenda utama pemilihan Ketua DPD Golkar TTS periode 2026–2031.

Ketua Panitia Pengarah, Yefta Mella A.Md, kepada wartawan, Selasa (5/5/2026), mengatakan bahwa seluruh persiapan Musda saat ini terus dimatangkan. Ia menegaskan bahwa Partai Golkar merupakan partai terbuka yang memberi ruang bagi siapa saja untuk mencalonkan diri, selama memenuhi syarat yang telah ditetapkan.

“Partai Golkar adalah partai terbuka, sehingga siap mengakomodir siapa saja yang memenuhi persyaratan,” ujarnya, didampingi kader Golkar, Maxenthius S. Kause.

Yefta menjelaskan, terdapat sejumlah kriteria yang harus dipenuhi bakal calon ketua. Di antaranya pernah aktif sebagai pengurus minimal satu periode, berpendidikan sekurang-kurangnya Diploma III atau sederajat, serta memiliki prestasi, dedikasi, disiplin, loyalitas, dan tidak tercela (PD2LT).

Selain itu, calon juga harus memiliki kapabilitas dan akseptabilitas, tidak pernah terlibat G-30 S/PKI, serta telah mengikuti pendidikan dan pelatihan kader Partai Golkar. Persyaratan lain mencakup domisili di wilayah setempat, dukungan minimal 30 persen dari pemegang hak suara, serta kesiapan untuk aktif bekerja secara kolektif dalam partai.

“Jika ada bakal calon yang belum memenuhi kriteria tertentu, tetap dapat dipertimbangkan sepanjang mendapat persetujuan dari Ketua Umum DPP Partai Golkar,” jelasnya.

Dalam tahapan pencalonan, panitia akan melakukan pengumuman bakal calon, verifikasi dukungan baik secara administratif maupun faktual, hingga penetapan calon ketua.
Sementara pada tahap pemilihan, proses akan dilaksanakan dalam rapat paripurna Musda dengan ketentuan kuorum lebih dari 50 persen pemegang hak suara.

READ  Jamintel Kejagung Monev Penggunaan Alat Pengawas Elektronik di Kejari TTS

Menariknya, apabila dalam proses pencalonan hanya terdapat satu kandidat atau ada calon yang telah mengantongi dukungan lebih dari 50 persen, maka yang bersangkutan dapat langsung ditetapkan sebagai ketua terpilih secara aklamasi. Namun jika lebih dari satu calon memenuhi ambang dukungan minimal 30 persen, maka pemilihan akan dilakukan melalui mekanisme pemungutan suara.

Musda XI Golkar TTS ini rencananya akan dihadiri Wakil Ketua Umum Partai Golkar Emanuel Melkiades Laka Lena, anggota DPR RI dari daerah pemilihan NTT, jajaran pengurus DPD Golkar NTT, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) TTS, serta perwakilan partai politik lainnya.

Menjelang pelaksanaan Musda, sejumlah nama mulai mencuat sebagai kandidat potensial. Di antaranya Egusem Pieter Tahun, Yoksan Benu, dan Uria Kore.

Kemunculan figur-figur tersebut dinilai sebagai bagian dari dinamika demokrasi internal partai. Para kader pun berharap Musda XI Golkar TTS dapat berjalan lancar, demokratis, serta melahirkan pemimpin yang mampu membawa Golkar TTS semakin solid dan kompetitif ke depan. (Sys)

Most Popular