KUANFATU – Klasis Kuanfatu kembali menunjukkan komitmennya dalam membina generasi muda melalui kegiatan Jambore Persekutuan Anak dan Remaja (PAR) yang berlangsung selama tiga hari, 1–3 Mei 2026, di lingkungan Gereja Esa Kusi.

Kegiatan ini diikuti secara antusias oleh peserta dari 17 jemaat se-Klasis Kuanfatu. Jambore tersebut tidak hanya menjadi ajang kebersamaan, tetapi juga sarana pembinaan rohani dan pengembangan karakter anak-anak dan remaja.

Mengusung tema “Anak GMIT Citra Kristus”, kegiatan ini difokuskan untuk membentuk mentalitas generasi muda agar mampu tumbuh menjadi pribadi yang berintegritas, beriman, serta memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat.

Selama pelaksanaan, panitia menghadirkan berbagai kegiatan edukatif dan kreatif. Pada hari pertama, setelah pembukaan, peserta mengikuti penyuluhan kesehatan yang dibawakan oleh tenaga medis dari Puskesmas Kuanfatu, dengan materi tentang kesehatan reproduksi anak.

Memasuki hari kedua, kegiatan dilanjutkan dengan program “Kelas Cerdas Jambore” yang membagi peserta ke dalam berbagai kategori sesuai minat dan bakat. Di antaranya kelas pangan lokal (koki cilik), paduan suara, videografi, fotografi, master of ceremony (MC), dance, solo vokal, cerita Alkitab, menulis, dan musik.

Sementara pada hari ketiga, peserta diajak untuk menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan melalui aksi cinta alam. Ratusan peserta bersama panitia melakukan penanaman pohon di lima lokasi, yakni di Gereja Esa Kusi, SD Inpres Ebo, SMP Satu Atap Ebo, SMA Kristen Kusi, serta Kantor Desa Kusi.

Ketua Panitia Pelaksana, Petronela Aranci Halla, menyampaikan rasa syukur atas suksesnya kegiatan tersebut. Ia berharap Jambore PAR dapat menjadi agenda rutin yang terus berkelanjutan.

“Harapan kami kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi terus dilaksanakan untuk meningkatkan kompetensi spiritual, mutu pendidikan, serta keterampilan anak-anak, sekaligus mempererat persekutuan antarjemaat,” ujarnya, Selasa (5/5/2026).

READ  TTU Terima Tim Penilai Eliminasi Malaria, Pemerintah Tegaskan Komitmen Jaga Zero Kasus

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, mulai dari para guru PAR, panitia, pendeta, majelis gereja, orang tua, hingga masyarakat.

Ucapan terima kasih secara khusus juga disampaikan kepada Wahana Visi Indonesia (WVI) yang telah memberikan dukungan dan sponsor dalam kegiatan tersebut.

Puncak kegiatan Jambore PAR turut dihadiri Ketua Klasis Kuanfatu Pdt. Merri Ndun Orra, M.Th, serta Majelis Harian Sinode GMIT Penatua Yafet Sanam yang juga menjabat sebagai Bendahara Sinode.

Kehadiran para pimpinan gereja tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pembinaan generasi muda, sekaligus memotivasi para peserta untuk terus bertumbuh menjadi pribadi yang berkarakter dan berdampak bagi gereja serta masyarakat. (MH/ST)

Most Popular