KUPANG – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena menerima kunjungan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) NTT, Judiana Manihuruk bersama jajaran di Rumah Jabatan Gubernur NTT, Kamis (7/5/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Kanwil DJP NTT menyampaikan apresiasi atas capaian tingkat kepatuhan pelaporan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Tahun 2026 di wilayah Bali dan Nusa Tenggara yang berhasil meraih peringkat terbaik secara nasional.
“Kami mengapresiasi capaian ini sebagai wujud sinergi bersama pemerintah daerah. Pelaporan SPT Tahun 2026 Wilayah Bali Nusra menjadi nomor satu terbaik secara nasional,” ujar Judiana Manihuruk.
Ia menjelaskan, DJP terus berkomitmen mendukung pencapaian target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi NTT tahun 2026 yang ditargetkan mencapai Rp2,8 triliun. Dukungan tersebut diwujudkan melalui berbagai program penguatan ekonomi masyarakat, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).
Menurut Judiana, DJP saat ini menjalankan program Business Development berupa edukasi perpajakan dan pelatihan digital marketing bagi UMKM di NTT.
“Kami juga mengimbau Pemerintah Provinsi NTT untuk menyiapkan Surat Keputusan Gubernur terkait agen komunikasi pajak pada setiap perangkat daerah guna mempercepat koordinasi,” tambahnya.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi langkah penting dalam memperkuat kondisi fiskal daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi.
“Kita punya sekitar Rp51 triliun defisit perdagangan yang ingin kita gerakkan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Bersama DJP, kita koneksikan sumber-sumber pendapatan daerah. Saya mengharapkan dukungan Kanwil DJP dan jajaran dalam mengoptimalkan perpajakan, serta mendukung pemberian KUR dan pelatihan kepada UMKM kita,” tegas Gubernur Melki.
Dalam pertemuan tersebut, Gubernur didampingi Plt. Sekretaris Daerah NTT, Flouri Rita Wuisan bersama sejumlah pimpinan perangkat daerah pengampu PAD, di antaranya Kepala Badan Keuangan Daerah NTT Benhard Menoh, Kepala Dinas ESDM NTT Victor Manek, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi NTT Linus Lusi, serta sejumlah pejabat lainnya.(Sys/ST).

