KUPANG – Perkelahian antarwarga yang terjadi di RT 34/RW 06, Kelurahan Namosain, Kecamatan Alak, Kota Kupang, Senin (25/5/2026) malam, akhirnya berhasil diselesaikan secara damai melalui mediasi yang dilakukan Bhabinkamtibmas Kelurahan Namosain.

Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Kelurahan Namosain, Polsek Alak, Polresta Kupang Kota, AIPDA Yakob B. Saudale bergerak cepat menindaklanjuti laporan warga terkait perkelahian antara dua warga berinisial W dan R.

Kapolresta Kupang Kota Djoko Lestari melalui Kapolsek Alak I Ketut Setiasa menjelaskan, kejadian tersebut bermula dari percakapan di aplikasi WhatsApp yang memicu kesalahpahaman hingga saling balas makian.

“Berdasarkan keterangan yang diperoleh di lokasi, perselisihan bermula dari percakapan melalui aplikasi WhatsApp, yang memicu saling balas makian hingga akhirnya berujung pada perkelahian fisik,” ujar AKP I Ketut Setiasa.

Setelah menerima laporan dari Ketua RT setempat, Bhabinkamtibmas langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan penanganan dan mempertemukan kedua pihak yang berselisih.

Melalui pendekatan persuasif dan kekeluargaan, kedua warga yang diketahui masih memiliki hubungan keluarga itu akhirnya sepakat menyelesaikan persoalan secara damai.

Keduanya juga mengakui kesalahan masing-masing serta saling meminta maaf di hadapan Ketua RT, Ketua RW, dan Sekretaris RT yang turut menyaksikan proses mediasi tersebut.

Kapolsek Alak menegaskan bahwa setiap persoalan yang terjadi di tengah masyarakat diupayakan dapat diselesaikan secara humanis selama masih memungkinkan dilakukan mediasi.

“Setiap persoalan yang terjadi di tengah masyarakat, diupayakan agar dapat diselesaikan secara humanis dan kekeluargaan, terutama apabila masih memungkinkan untuk dilakukan mediasi. Kehadiran Bhabinkamtibmas diharapkan mampu menjadi penengah serta menjaga hubungan baik antarwarga,” jelasnya.

Kapolsek juga mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial maupun aplikasi percakapan lainnya agar tidak mudah terpancing emosi yang dapat memicu konflik di lingkungan masyarakat.(Sys/ST)

READ  Bupati Kupang Beri Tiga Instruksi Tegas: Lawan Rabies, Jaga Netralitas Pilkades, Sukseskan HUT RI

Most Popular