SOE,TTS – Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Viktor Soinbala, optimistis partainya mampu merebut kursi Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari Daerah Pemilihan (Dapil) NTT II pada Pemilu 2029 mendatang.
Keyakinan tersebut disampaikan Viktor di sela-sela kegiatan Musyawarah Cabang (Muscab) DPC PAN se-Kabupaten TTS yang berlangsung di Aula Petra Soe, Rabu (3/6/2026).
Menurut Viktor, optimisme tersebut didasari bergabungnya sejumlah figur politik berpengaruh ke PAN, seperti Simon Petrus Kamlasi, Jane Natalia Suryanto, dan Jefri Riwu Kore. Ketiganya dinilai memiliki elektabilitas dan pengalaman politik yang dapat meningkatkan perolehan suara PAN di Nusa Tenggara Timur.
“Dengan hadirnya figur-figur tersebut, kami semakin optimistis PAN bisa menyumbangkan kursi DPR RI dari NTT. Target kami satu kursi, tetapi kalau Tuhan berkenan dan masyarakat memberikan kepercayaan lebih, tentu dua kursi menjadi bonus yang sangat baik,” ujar Viktor.
Ia menjelaskan, Simon Petrus Kamlasi dan Jane Natalia Suryanto telah dikenal luas masyarakat NTT setelah menjadi kontestan dalam Pemilihan Gubernur NTT 2024. Sementara Jefri Riwu Kore memiliki rekam jejak politik yang kuat karena pernah menjabat sebagai anggota DPR RI dan Wali Kota Kupang.
Untuk mencapai target tersebut, Viktor menegaskan DPD PAN TTS akan memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke tingkat akar rumput. Langkah itu akan dilakukan segera setelah pelaksanaan Muscab guna memastikan mesin partai bekerja maksimal menghadapi Pemilu 2029.
“Muscab ini bertujuan memperkuat struktur partai agar semakin dekat dengan masyarakat, memperoleh simpati publik, sekaligus membuka ruang bagi tokoh-tokoh potensial yang ingin bergabung bersama PAN,” katanya.
Ia menambahkan, sebagai partai yang berada dalam koalisi pendukung pemerintah, PAN akan terus mendukung berbagai program pembangunan yang dijalankan pemerintah, termasuk di Kabupaten Timor Tengah Selatan.
Selain diperkuat figur politik tingkat nasional dan regional, PAN TTS juga mendapat tambahan kekuatan dari bergabungnya sejumlah mantan pejabat birokrasi yang memiliki pengalaman panjang dalam pemerintahan dan jaringan yang luas di masyarakat.
Beberapa nama yang telah bergabung di antaranya mantan Kepala Dinas Pertanian TTS Otnial Neonane, mantan Kepala Dinas Perhubungan TTS Yulius Taneo, serta mantan Inspektur Kabupaten TTS Oby Nahas.
Menurut Viktor, kehadiran para mantan pejabat tersebut menjadi modal penting dalam memperkuat konsolidasi internal partai sekaligus memperluas basis dukungan masyarakat menjelang Pemilu 2029.
“Kami terus melakukan konsolidasi internal dan penguatan struktur. Semua potensi yang ada akan kami rangkul untuk membesarkan PAN di TTS maupun di NTT secara keseluruhan,” tegasnya.
Kegiatan Muscab PAN TTS turut dihadiri Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten TTS Deny Nubatonis, Ketua KPU Kabupaten TTS Andy B. Funu, jajaran pengurus DPP PAN, DPW PAN NTT, DPD PAN TTS, serta pengurus DPC PAN dari seluruh kecamatan di Kabupaten Timor Tengah Selatan.
Melalui Muscab tersebut, PAN TTS berharap mampu memperkuat soliditas kader, memperluas basis dukungan masyarakat, serta membangun fondasi organisasi yang lebih kokoh dalam menghadapi berbagai agenda politik di masa mendatang.(Sys/ST).

