KAKULUK MESAK – Bupati Belu, Willybrodus Lay, SH, menyambut kunjungan Dekan Fakultas Vokasi Logistik Militer Universitas Pertahanan (UNHAN), Brigjen TNI Dr. Triadi Murwanto, S.E., M.M., di Kabupaten Belu, Senin (15/6/2026). Penyambutan berlangsung meriah dengan prosesi adat Tarian Likurai sebagai simbol penghormatan tertinggi masyarakat Belu kepada tamu kehormatan.
Suasana hangat dan penuh nuansa budaya mewarnai penyambutan tersebut. Penampilan Tarian Likurai yang dibawakan secara khusus menjadi gambaran kekayaan budaya masyarakat perbatasan yang hingga kini terus dilestarikan.
Dalam sambutannya, Bupati Willybrodus Lay mengawali dengan ungkapan syukur serta menyampaikan ucapan selamat datang kepada Dekan UNHAN beserta rombongan di Kabupaten Belu.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Belu, saya menyampaikan selamat datang kepada Bapak Dekan UNHAN di Rai Belu. Semoga kunjungan ini semakin mempererat hubungan baik dan membuka peluang kerja sama yang lebih luas bagi kemajuan daerah,” ujarnya.
Bupati menjelaskan bahwa masyarakat Belu memiliki filosofi “Selamat datang di tanah sahabat”, sebuah ungkapan dalam bahasa Tetun yang mencerminkan sikap terbuka, ramah, dan penuh persaudaraan kepada siapa pun yang datang berkunjung.
Ia juga mengungkapkan makna historis Tarian Likurai yang menjadi bagian dari prosesi penyambutan. Dahulu, tarian tersebut dipersembahkan oleh para perempuan untuk menyambut para pejuang yang kembali dari medan perang dengan membawa kemenangan. Kini, Likurai menjadi simbol penghormatan dan sukacita dalam menyambut tamu penting.
“Penampilan Tarian Likurai merupakan bentuk penghormatan tertinggi yang kami miliki. Ini adalah warisan budaya yang menjadi kebanggaan masyarakat Belu,” katanya.
Selain memperkenalkan budaya lokal, Bupati juga memaparkan kondisi geografis Kabupaten Belu yang beriklim semi kering dengan musim kemarau yang lebih panjang dibandingkan musim hujan. Kondisi tersebut menjadi salah satu karakteristik wilayah yang terus diupayakan pengembangannya melalui berbagai program pembangunan.
Dalam pertemuan itu, Bupati dan pihak Universitas Pertahanan juga membahas peluang kerja sama di bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia, termasuk dukungan terhadap penyelenggaraan Festival Fulan Fehan 2026 yang akan digelar pada 27 Juni mendatang.
Bupati menyampaikan apresiasi kepada Universitas Pertahanan yang bersedia mendukung festival tersebut dengan mengirimkan tim penari untuk turut memeriahkan salah satu agenda budaya terbesar di Kabupaten Belu.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada UNHAN yang berkenan menyumbangkan penarinya untuk Festival Fulan Fehan. Ini menjadi bukti nyata kedekatan dan sinergi yang terus kita bangun bersama,” ungkapnya.
Di akhir sambutannya, Bupati berharap kunjungan Brigjen TNI Dr. Triadi Murwanto menjadi awal yang baik untuk memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Belu dan Universitas Pertahanan dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di wilayah perbatasan.
“Semoga kehadiran Bapak di Rai Belu menjadi langkah awal untuk bersama-sama membangun sinergi yang kuat demi kemajuan Kabupaten Belu dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di masa depan,” tutupnya.
Kunjungan Dekan Fakultas Vokasi Logistik Militer Universitas Pertahanan ini dinilai menjadi momentum strategis untuk mempererat hubungan antara dunia pendidikan pertahanan dan pemerintah daerah. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mendorong pengembangan pendidikan vokasi, peningkatan kualitas SDM, serta optimalisasi potensi wilayah perbatasan sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan di Provinsi Nusa Tenggara Timur.(Sys/ST).

