KUPANG – Pemandangan berbeda terlihat di sejumlah ruas jalan Kota Kupang pada Kamis (18/6/2026) siang. Di tengah teriknya matahari, personel Polresta Kupang Kota turun langsung ke jalan. Namun kali ini bukan untuk menggelar razia kendaraan, melainkan membagikan bantuan sosial kepada para pengemudi ojek pangkalan (opang), ojek online (ojol), sopir bemo, hingga sopir kendaraan logistik dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang diperingati pada 1 Juli mendatang.
Kegiatan bakti sosial yang digelar jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) bersama Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) tersebut merupakan wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya para pekerja sektor transportasi yang setiap hari menjadi bagian penting dalam menggerakkan roda perekonomian Kota Kupang.
Dipimpin langsung oleh Kanit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polresta Kupang Kota, IPDA Nadia Jihan Pratiwi, S.Tr.I.K., personel kepolisian bergerak secara mobile menyambangi sejumlah titik yang menjadi pusat aktivitas para pengemudi.
Lokasi pertama yang dikunjungi adalah pangkalan ojek online di depan Halte Oebufu. Kehadiran polisi dengan membawa paket bantuan sempat mengejutkan para pengemudi yang sedang menunggu penumpang. Suasana hangat dan penuh keakraban pun tercipta saat bantuan diserahkan secara langsung.
Kegiatan kemudian berlanjut ke pangkalan ojek di depan Gereja Maranatha Oebufu, dilanjutkan ke Terminal Oebobo, hingga pangkalan kendaraan pick-up di kawasan Ruko Oebobo. Di lokasi tersebut, para sopir bemo, truk, mobil box, dan kendaraan angkutan barang lainnya turut menerima paket bantuan sebagai bentuk perhatian dari Polresta Kupang Kota.
Secara terpisah, Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol. Djoko Lestari, S.I.K., M.M., menjelaskan bahwa bakti sosial ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang mengusung semangat pengabdian dan kepedulian kepada masyarakat.
Menurutnya, sektor transportasi informal memiliki peran strategis dalam menjaga kelancaran aktivitas ekonomi di Kota Kupang sehingga para pelakunya layak mendapatkan perhatian dan apresiasi.
“Menjelang Hari Bhayangkara ke-80, kami ingin memastikan bahwa kehadiran Polri tidak hanya dirasakan melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui aksi nyata yang menyentuh sisi kemanusiaan. Kami ingin berbagi dengan masyarakat dan mempererat hubungan baik yang selama ini telah terjalin,” ungkap Kapolresta.
Ia berharap kegiatan sosial tersebut dapat memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.
Bagi para penerima bantuan, kehadiran personel kepolisian dengan membawa bingkisan menjadi pengalaman yang berbeda. Di tengah aktivitas mencari nafkah, mereka tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga merasakan perhatian dan kepedulian dari institusi Polri.
Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Kupang Kota menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dengan pendekatan yang humanis. Tidak hanya menjalankan tugas sebagai penegak hukum, Polri juga berupaya menjadi mitra masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial yang memberikan manfaat nyata dan memperkuat nilai-nilai kebersamaan. (Sys/ST).

