SUMBA BARAT DAYA – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, melakukan panen raya jagung varietas Lamuru di Kampung Ikit, Desa Hameli Ate, Kecamatan Kodi Utara, Kabupaten Sumba Barat Daya, Jumat (3/7/2026).

Panen raya tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap program Asta Cita Presiden RI dalam mewujudkan swasembada pangan dan memperkuat ketahanan pangan nasional.

Dalam sambutannya, Gubernur Melki menyampaikan apresiasi kepada para petani yang dinilainya memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan pangan.

“Petani adalah profesi yang sangat mulia. Karena itu, berbanggalah menjadi petani,” ujarnya.

Berdasarkan data Dinas Pertanian, Kabupaten Sumba Barat Daya memiliki luas tanam jagung mencapai 36.393 hektare pada musim tanam 2025–2026, dengan lebih dari 8.260 hektare berada di Kecamatan Kodi Utara.

Dalam dialog bersama petani, Gubernur menerima berbagai aspirasi, mulai dari keterbatasan pupuk bersubsidi, kebutuhan benih unggul, hingga minimnya sarana pascapanen.

Menanggapi hal tersebut, Melki memastikan Pemerintah Provinsi NTT akan berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian, Komisi IV DPR RI, dan PT Pupuk Indonesia untuk memperjuangkan penambahan kuota pupuk bagi petani di NTT.

“Kita akan perjuangkan penambahan kuota pupuk. Produksi tidak mungkin meningkat kalau kebutuhan dasar petani belum terpenuhi,” tegasnya.

Selain itu, Pemerintah Provinsi juga akan mendorong penyediaan benih unggul, perbaikan infrastruktur irigasi, serta pengadaan alat pascapanen guna meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani di Sumba Barat Daya. (Sys/ST)

READ  Tiga Pejabat KPU Sumba Timur Jadi Tersangka Korupsi Dana Pilkada 2024

Most Popular