KUPANG – Bupati Timor Tengah Selatan (TTS), Eduard Markus Lioe, menghadiri secara resmi pembukaan Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Gelombang VIII Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di Aula Flobamorata, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Nusa Tenggara Timur, Kupang, Senin (6/7/2026).
Pelatihan tersebut diikuti oleh CPNS Golongan II Angkatan ke-107 serta Golongan III Angkatan ke-274, 275, dan 276 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan.
Dalam kegiatan itu, Bupati didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten TTS, Agnes L. Fobia, serta Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Kabupaten TTS, Dominggus Banunaek.
Mengawali arahannya, Eduard Markus Lioe menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yang telah memasuki tahapan penting dalam proses pembentukan karakter sebagai aparatur sipil negara.
Menurutnya, Pelatihan Dasar bukan sekadar agenda formal sebelum diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil, melainkan proses membentuk karakter, etika, dan profesionalisme sebagai pelayan masyarakat.
“Kepada seluruh Calon Pegawai Negeri Sipil dari Kabupaten Timor Tengah Selatan, saya ucapkan selamat dan selamat datang di tahap pembentukan karakter sebagai abdi negara,” ujar Bupati.
Ia mengingatkan para peserta agar meneguhkan niat sejak awal mengikuti pelatihan. Seorang ASN, katanya, harus memiliki hati yang tulus dalam melayani masyarakat, menjunjung tinggi kejujuran, serta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
“Jadikan pelatihan ini sebagai langkah awal untuk melayani masyarakat dengan hati yang tulus, jujur, dan penuh tanggung jawab. Ingatlah bahwa Anda bukan sekadar pegawai, melainkan pelayan masyarakat yang dipercaya memegang amanah pembangunan di Tanah TTS tercinta,” pesannya.
Selain itu, Bupati meminta seluruh peserta memanfaatkan kesempatan selama pelatihan untuk memperdalam pengetahuan dan memahami nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK, yakni Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.
Menurutnya, nilai-nilai tersebut harus menjadi pedoman dalam setiap pengambilan keputusan maupun pelaksanaan tugas sebagai aparatur negara.
Eduard juga mengajak para CPNS menjadi generasi ASN yang mampu membawa perubahan positif bagi Kabupaten Timor Tengah Selatan.
Ia berharap para peserta hadir dengan semangat baru, inovasi, dan gagasan kreatif untuk mendukung pembangunan daerah serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Kami di Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan sangat menantikan kehadiran kalian untuk bergabung dan bekerja sama memajukan daerah kita. Bawalah semangat baru, ide segar, dan kemauan keras untuk mengangkat derajat masyarakat TTS di segala bidang,” tegasnya.
Di akhir sambutannya, Bupati berpesan agar seluruh peserta menjaga disiplin, etika, dan nama baik selama mengikuti pelatihan.
Ia menegaskan bahwa setiap peserta membawa nama baik diri sendiri, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan, sehingga sikap, perilaku, dan semangat kebersamaan harus terus dijaga.
“Bangunlah persaudaraan yang erat antar sesama peserta dan tunjukkan bahwa ASN Kabupaten Timor Tengah Selatan adalah pribadi yang berintegritas, profesional, dan siap mengabdi bagi masyarakat,” tutupnya.
Pelatihan Dasar CPNS merupakan tahapan wajib dalam pembentukan Aparatur Sipil Negara sebelum diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil. Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan memiliki kompetensi, integritas, serta karakter yang kuat sehingga mampu mewujudkan pelayanan publik yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.(Sys/ST)

