SOE,TTS – Tim dosen dari Institut Agama Kristen Negeri Kupang melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di SMTK Oelbubuk, Kabupaten Timor Tengah Selatan, pada 23–24 April 2026.

Kegiatan ini mengusung tema “Ekoteologi dan Pendidikan Karakter” sebagai upaya mendukung peningkatan kualitas pendidikan keagamaan sekaligus membangun karakter peserta didik yang peduli terhadap lingkungan.

Program tersebut menjadi wujud nyata kontribusi perguruan tinggi dalam memperkuat pendidikan karakter berbasis iman serta meningkatkan kesadaran ekologis di lingkungan sekolah.

Selain itu, kegiatan ini juga sejalan dengan arah kebijakan Asta Protas Kementerian Agama Republik Indonesia yang menekankan penguatan pendidikan keagamaan, pembentukan karakter, serta kepedulian terhadap lingkungan hidup.

Kegiatan PKM tersebut dihadiri oleh Kepala SMTK Oelbubuk, Yohan Leonard Nenometa, Koordinator Pengawas Kantor Wilayah Kementerian Agama Kabupaten TTS, Barnabas Nenometa, serta Ketua Tim PKM FKIP Prodi Pendidikan Agama Kristen (PAK) IAKN Kupang, Maxi Lakapu bersama tim pelaksana.

Dalam sambutannya, Kepala SMTK Oelbubuk menyampaikan apresiasi kepada tim dosen IAKN Kupang yang telah memilih sekolah tersebut sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Menurutnya, tema ekoteologi dan pendidikan karakter sangat relevan dengan kebutuhan generasi muda saat ini, khususnya dalam membentuk peserta didik yang tidak hanya beriman dan beretika, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan hidup.
“Tema ini sangat penting bagi siswa kami agar mereka tidak hanya kuat dalam iman, tetapi juga memiliki tanggung jawab menjaga lingkungan sebagai bagian dari kehidupan iman,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Pengawas Kementerian Agama Kabupaten TTS, Barnabas Nenometa, menegaskan bahwa lembaga pendidikan keagamaan memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai spiritualitas, tanggung jawab sosial, serta budaya hidup bersih dan peduli lingkungan kepada peserta didik.

READ  Si Jago Merah Hanguskan Dapur dan Dua Motor Warga Fatumanufui

Ketua Tim PKM, Maxi Lakapu, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai wadah edukasi sekaligus pemberdayaan siswa melalui integrasi nilai-nilai iman Kristen dengan tindakan nyata dalam menjaga ciptaan Tuhan.
Materi utama dalam kegiatan tersebut disampaikan oleh Hasudungan Sidabutar.

Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa pendidikan karakter tidak cukup hanya diajarkan secara teoritis di ruang kelas, tetapi harus diwujudkan melalui kebiasaan hidup sehari-hari.

Menurutnya, karakter Kristen dibangun melalui nilai tanggung jawab, disiplin, kepedulian, serta kasih terhadap sesama dan alam.
“Iman yang sejati harus terlihat dalam perilaku nyata, termasuk kepedulian terhadap lingkungan dan sesama,” ungkapnya.

Selama dua hari pelaksanaan, kegiatan diisi dengan penyampaian materi, diskusi interaktif bersama siswa, refleksi kelompok, serta aksi nyata peduli lingkungan di area sekolah.

Sebagai bentuk dukungan konkret, Tim PKM FKIP Prodi PAK IAKN Kupang juga menyerahkan bantuan tong sampah kepada SMTK Oelbubuk guna menunjang budaya bersih dan pengelolaan sampah di lingkungan sekolah.

Selain itu, kegiatan tersebut juga ditandai dengan penandatanganan Implementation Agreement (IA) antara FKIP Prodi PAK IAKN Kupang dan SMTK Oelbubuk sebagai komitmen bersama dalam membangun kerja sama berkelanjutan di bidang pendidikan, pengabdian, dan penguatan kapasitas kelembagaan.

Para siswa SMTK Oelbubuk terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Melalui diskusi dan refleksi yang dilakukan, mereka diajak memahami bahwa menjaga lingkungan bukan hanya kewajiban sosial, tetapi juga bagian dari panggilan iman sebagai penatalayan ciptaan Tuhan.

Melalui kegiatan ini, FKIP Prodi PAK IAKN Kupang berharap sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah keagamaan dapat terus diperkuat sehingga mampu melahirkan generasi muda yang beriman, berkarakter, cerdas, serta memiliki kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan hidup.(Sys/ST).

READ  HIMPAUDI TTS Genjot Kompetensi Pendidik PAUD Nonformal

Most Popular