KUPANG – Bupati Kupang, Yosef Lede, menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Jemaat Amanau Tablolong dari Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT), Klasis Kupang Barat, sekaligus melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung serbaguna, Rabu (22/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut digelar di Gedung Kebaktian GMIT Amanau Tablolong, Desa Tablolong, Kecamatan Kupang Barat, dan dipimpin oleh Yandi Manobe.
Perayaan ini menjadi momentum syukur bagi jemaat atas perjalanan pelayanan gereja yang telah memasuki usia ke-23 tahun.
Dalam sambutannya, Bupati Yosef Lede menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jemaat dan menegaskan bahwa perayaan ulang tahun yang dirangkaikan dengan pembangunan gedung serbaguna merupakan bukti nyata penyertaan Tuhan dalam kehidupan jemaat.
Menurutnya, rasa syukur harus selalu diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai bentuk penghargaan atas kasih dan penyertaan Tuhan.
“Ungkapan syukur ini memang harus dilakukan sebagai bentuk terima kasih atas kasih dan penyertaan Tuhan kepada kita semua. Saya berharap jemaat terus bertumbuh dalam iman, menjadi gereja yang diberkati, dan juga menjadi berkat nyata bagi sesama,” ujar Yosef Lede.
Bupati juga menyoroti rencana pembangunan gedung serbaguna yang dinilai sebagai hasil keputusan bersama jemaat. Karena itu, ia mengingatkan agar proses pembangunan dilakukan dengan semangat kebersamaan, saling mendukung, dan tetap menjunjung tinggi kerendahan hati.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan nantinya bukan semata karena usaha manusia, tetapi juga karena campur tangan Tuhan yang menyertai setiap proses yang dijalani.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Yosef Lede turut menyinggung potensi Desa Tablolong sebagai kawasan pesisir dan destinasi pariwisata yang memiliki peluang besar untuk dikembangkan. Ia mengimbau pemerintah desa dan masyarakat agar menjaga kebersihan lingkungan serta mengelola potensi wisata secara baik.
Hal ini sejalan dengan rencana pembangunan kampung nelayan di kawasan tersebut yang diharapkan dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat setempat.
Sementara itu, Ketua Majelis Jemaat GMIT Amanau Tablolong, Yandry Masu Sennabu, menjelaskan bahwa pembangunan gedung serbaguna tersebut merupakan simbol kemandirian dan kebersamaan jemaat.
Gedung yang direncanakan memiliki kapasitas sekitar 1.200 orang itu diperkirakan membutuhkan anggaran sebesar Rp1,5 miliar.
“Nama ‘Amanau’ yang berarti ‘Kehendak Bapa’ menjadi landasan spiritual kami. Gedung ini tidak hanya digunakan untuk kegiatan gerejawi, tetapi juga terbuka bagi berbagai kegiatan masyarakat,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa melalui pembangunan ini, jemaat berkomitmen menjadikan berbagai tantangan sebagai jalan menuju kehidupan yang damai dan sejahtera bagi semua.
Perayaan HUT ke-23 GMIT Amanau Tablolong tersebut turut dihadiri oleh anggota DPRD Provinsi NTT, pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Kupang, Sekretaris Sinode GMIT, para kepala OPD, camat, kepala desa, serta jemaat dan tamu undangan lainnya.(Sys/ST).

