KEFAMENANU, TTU – Komitmen dalam mendukung tumbuh kembang anak usia dini terus diwujudkan oleh Pokja Bunda PAUD Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) melalui berbagai kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat, termasuk di wilayah perbatasan Republik Indonesia–Republik Demokratik Timor Leste (RI-RDTL).
Pada Senin (22/6/2026), Ketua Pokja Bunda PAUD Kabupaten TTU, Elisabeth Endang Sri Susilowati, menghadiri sekaligus melepas peserta didik PAUD KB Kabis di Desa Naikake B, Kecamatan Mutis, yang merupakan salah satu wilayah perbatasan RI-RDTL.
Kehadiran Ketua Pokja Bunda PAUD TTU disambut hangat oleh para guru, orang tua, dan anak-anak melalui prosesi pengalungan selendang sebagai simbol penghormatan, kebersamaan, dan sukacita atas perhatian yang diberikan kepada dunia pendidikan anak usia dini di wilayah tersebut.
Dalam kegiatan itu, Elisabeth Endang Sri Susilowati didampingi pengurus Pokja Bunda PAUD TTU Bidang Sekretariat, Kornely Mariance Anmama, S.Kep., Ns., serta perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten TTU.
Selain melepas para peserta didik yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya, Ketua Pokja Bunda PAUD TTU juga memberikan edukasi mengenai perlindungan diri dan pendidikan seksual kepada anak-anak. Materi tersebut disampaikan secara sederhana, komunikatif, dan disesuaikan dengan usia peserta didik agar mudah dipahami.
Menurutnya, pendidikan perlindungan diri perlu dikenalkan sejak usia dini sebagai langkah awal untuk membangun kesadaran anak dalam menjaga diri serta mencegah berbagai bentuk kekerasan terhadap anak.
Sebagai bentuk perhatian dan dukungan terhadap pendidikan anak usia dini, Ketua Pokja Bunda PAUD TTU juga menyerahkan bantuan berupa baju batik kepada 39 peserta didik PAUD KB Kabis.
Bantuan tersebut diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi anak-anak dalam menempuh pendidikan sekaligus mempererat rasa kebersamaan dan kecintaan terhadap budaya lokal.
Kegiatan yang turut dihadiri Camat Mutis, Elisabeth Obe, kemudian dilanjutkan dengan monitoring di KB Tasinifu.
Pada kesempatan itu, Ketua Pokja Bunda PAUD TTU berdiskusi bersama para guru PAUD terkait berbagai tantangan yang dihadapi dalam penyelenggaraan pendidikan anak usia dini, khususnya di wilayah perbatasan.
Diskusi tersebut menjadi wadah untuk berbagi pengalaman, bertukar gagasan, serta mencari solusi bersama guna meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi anak-anak usia dini di Kabupaten TTU.
Ketua Pokja Bunda PAUD TTU juga memberikan motivasi kepada para pendidik agar terus berinovasi dan bekerja dengan penuh dedikasi dalam mendampingi tumbuh kembang anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.
Melalui kegiatan tersebut, Pokja Bunda PAUD TTU menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan mendukung penguatan pendidikan anak usia dini hingga ke wilayah perbatasan, demi mewujudkan generasi TTU yang cerdas, sehat, berkarakter, dan siap menyongsong masa depan yang lebih baik.(Sys/ST)

