SOE,TTS – Respons cepat ditunjukkan jajaran Koramil 1621-02/Amanuban Tengah dalam membantu masyarakat mengatasi dampak bencana alam di Kabupaten Timor Tengah Selatan. Curah hujan tinggi yang melanda wilayah Kecamatan Kie menyebabkan sejumlah ruas jalan mengalami kerusakan parah hingga putus.

Pada Rabu (29/4/2026) pagi, Danramil 1621-02/Amanuban Tengah, I Komang Wenten bersama personel Babinsa, Bhabinkamtibmas dari Polsek Kie, pemerintah desa, serta masyarakat setempat melaksanakan kegiatan karya bhakti.

Kegiatan tersebut difokuskan pada perbaikan jalan raya yang rusak berat dan putus akibat longsor di RT 08 RW 04, Dusun II, Desa Nekmese, Kecamatan Kie.

Akibat kerusakan tersebut, akses lalu lintas baik kendaraan roda dua maupun roda empat sempat lumpuh total. Kondisi ini menghambat aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat setempat.

Melihat situasi tersebut, aparat keamanan bersama warga langsung bergerak melakukan penanganan awal. Dalam kegiatan karya bhakti itu, Danramil bersama aparat desa dan tokoh masyarakat turut memimpin proses penimbunan dan perbaikan badan jalan.

Mereka bergotong royong membersihkan material longsor serta memadatkan tanah agar jalan dapat segera dilalui kembali oleh masyarakat dengan aman.

Sementara itu, Komandan Kodim 1621/TTS, Gunawan Budhi Prasetyo menegaskan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat merupakan bentuk nyata kepedulian dan pelayanan terhadap kesulitan rakyat.

“Babinsa harus selalu hadir di tengah masyarakat dan menjadi solusi dalam setiap kesulitan warga. Semangat gotong royong seperti ini harus terus dipelihara karena merupakan kekuatan utama dalam membantu percepatan pemulihan wilayah pascabencana,” tegasnya.

Kegiatan karya bhakti tersebut menjadi bukti kuatnya sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas serta membantu pemulihan wilayah yang terdampak bencana.

Turut hadir dalam kegiatan itu antara lain Bhabinkamtibmas Polsek Kie Semy Pandie, Kepala Desa Nekmese Nikodemus Selan, Kasi Pemerintahan Kecamatan Kie Rofus Koebana, anggota BPD Agus Soinbala, Kepala Dusun II Yulius Lassa, Ketua RT 08 Oktofianus Polli, serta tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan warga setempat.(Sys/ST).

READ  Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Capai 2.000 Meter

Most Popular