KUPANG – Kondisi pengemudi mobil Honda Brio Satya warna merah bernomor polisi DD 7122 BN yang terlibat kecelakaan tunggal maut di Jalan Sam Ratulangi Raya, Kelurahan Kelapa Lima, Kota Kupang, dilaporkan mulai membaik.
Meski demikian, hingga saat ini korban masih belum dapat berkomunikasi dan masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Perkembangan kondisi korban tersebut disampaikan usai proses evakuasi kendaraan yang mengalami rusak parah akibat kecelakaan tunggal yang terjadi pada Minggu (17/5/2026) dini hari.
Satlantas Polresta Kupang Kota bersama personel Polsek Kota Lama dan Dinas PUPR Kota Kupang bergerak cepat melakukan evakuasi barang bukti berupa satu unit mobil Honda Brio merah dari lokasi kejadian di Jalan Sam Ratulangi Raya.
Berkat koordinasi yang baik di lapangan, proses evakuasi berlangsung aman dan lancar tanpa mengganggu arus lalu lintas di sekitar lokasi.
“Sinergi ini merupakan wujud nyata pelayanan cepat kepada masyarakat demi menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas,” ungkap petugas di lokasi.
Petugas juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara, terutama tidak mengemudi dalam pengaruh minuman keras.
“Lebih baik dimabuk cinta berjuta-juta rasanya daripada mabuk alkohol berjuta-juta deritanya,” demikian pesan imbauan yang disampaikan.
Diberitakan sebelumnya, kecelakaan tunggal tersebut terjadi pada Minggu (17/5/2026) sekitar pukul 03.20 Wita di depan Salon Tara, Jalan Sam Ratulangi Raya, Kelurahan Kelapa Lima, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.
Mobil Honda Brio Satya yang melaju dari arah Kantor Camat Kelapa Lima menuju SD Oesapa Kecil diduga melaju dengan kecepatan tinggi.
Saat tiba di lokasi kejadian, pengemudi diduga berada di bawah pengaruh alkohol sehingga kehilangan kendali. Kendaraan keluar dari badan jalan dan menghantam tiang pagar Salon Tara sebelum terpental ke tembok pagar Toko Galeri Gading Haumara dan kembali menabrak tembok Salon Tara.
Benturan keras membuat bagian depan mobil rusak parah dan mengundang perhatian warga sekitar yang langsung mendatangi lokasi kejadian.
Akibat kecelakaan tersebut, satu orang perempuan meninggal dunia, sementara lima perempuan lainnya mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan medis.
Hingga kini aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan tersebut. Polisi kembali mengingatkan masyarakat agar selalu mematuhi aturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan saat berkendara.(Sys/ST).

