SOE, TTS – Momentum monitoring pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Program Paket B dan Ujian Pendidikan Kesetaraan (UPK) Program Paket C di PKBM Imanuel Mio, Kecamatan Mio, Kabupaten Timor Tengah Selatan, menjadi ajang penyerahan buku karya lokal kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan TTS, Sabtu (11/4/2026).

Buku tersebut diserahkan langsung oleh Kepala PKBM Imanuel Mio, Beny Okran Neonane, bersama Pengelola PAUD Imanuel Mio, Diana R.S. Oematan, kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan TTS, Apris A. Manafe, yang saat itu sedang melakukan kunjungan monitoring di lembaga pendidikan tersebut.

Buku yang diserahkan berjudul Ta Noina Hena Kais Ta Noi, yang berarti “Belajar Supaya Jangan Menjerit”. Karya tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata dari pengelola pendidikan di tingkat lokal dalam mendorong peningkatan literasi serta pengembangan pendidikan di daerah.

Penyerahan buku tersebut berlangsung di sela-sela kegiatan monitoring pelaksanaan TKA Program Paket B dan UPK Program Paket C yang digelar di PKBM Imanuel Mio. Dalam kunjungannya, Apris Manafe didampingi Kepala Seksi Kurikulum Bidang PAUD–PNF Dinas Pendidikan dan Kebudayaan TTS, Jakobet E. Tahun, bersama tim dari dinas terkait.

Selain menerima buku tersebut, Kepala Dinas juga meninjau langsung pelaksanaan ujian pendidikan kesetaraan yang sedang berlangsung. Para peserta terlihat mengikuti ujian dengan serius dan penuh antusias, sementara suasana ujian berlangsung tertib, aman, dan lancar.

Apris Manafe memberikan apresiasi terhadap inisiatif pengelola PKBM Imanuel Mio yang tidak hanya fokus pada penyelenggaraan pendidikan kesetaraan, tetapi juga turut berkontribusi dalam pengembangan literasi melalui karya tulis.

Ia berharap semangat literasi tersebut dapat terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi lembaga pendidikan lainnya di Kabupaten Timor Tengah Selatan.

READ  Jenazah Diangkut Pakai Motor, Kepala Puskesmas Hoibeti Dituding Tolak Permintaan Warga

Menurutnya, pendidikan nonformal seperti yang diselenggarakan PKBM memiliki peran penting dalam membuka akses belajar bagi masyarakat yang belum sempat mengenyam pendidikan formal.

Kegiatan monitoring sekaligus penyerahan buku tersebut berlangsung dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan, serta menjadi motivasi bagi para peserta didik dan tenaga pendidik untuk terus berprestasi dalam dunia pendidikan.(Sys/ST).

Most Popular