KABUPATEN KUPANG – Bupati Kupang, Yosef Lede, menghadiri sekaligus melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Kebaktian Jemaat GMIT Ebenhaezer Oelbiteno di Desa Oelbiteno, Kecamatan Fatuleu Tengah, Rabu (15/7/2026). Momentum tersebut menjadi tonggak awal pembangunan rumah ibadah yang diharapkan menjadi pusat pertumbuhan iman dan kebersamaan jemaat.

Dalam sambutannya, Yosef Lede mengajak seluruh jemaat untuk tidak hanya fokus membangun gedung gereja, tetapi juga membangun kehidupan iman dan persaudaraan di tengah masyarakat.

Mengawali arahannya, Bupati menjelaskan makna nama “Ebenhaezer” yang berarti “Sampai di sini Tuhan menolong kita.” Menurutnya, makna tersebut tidak berhenti pada pengalaman masa lalu, tetapi menjadi keyakinan bahwa pertolongan Tuhan akan terus menyertai umat yang tetap hidup dalam iman dan persatuan.

“Ebenhaezer artinya ‘Sampai di sini Tuhan menolong kita’. Namun saya ingin menegaskan satu hal, pertolongan Tuhan tidak berhenti sampai di sini. Selama kita tetap setia dan bersatu, sampai kapan pun Dia akan menolong kita,” ujar Yosef Lede.

Ia menegaskan bahwa pembangunan fisik gereja harus berjalan seiring dengan pembangunan karakter dan kehidupan rohani jemaat.

“Gedung setinggi apa pun tidak akan berarti jika tidak diisi oleh jemaat yang hidup dalam persekutuan, kasih, dan kesetiaan kepada Tuhan,” katanya.

Bupati juga mengingatkan agar semangat yang ditunjukkan pada awal pembangunan tidak memudar di tengah perjalanan. Ia mengajak seluruh jemaat mempertahankan kebersamaan hingga pembangunan gereja selesai.

“Jangan biarkan semangat kita hanya berkobar di awal, lalu perlahan padam saat pekerjaan mulai terasa berat. Jika hari ini kita sepakat memulai, maka sampai tuntas pun kita harus tetap satu kata. Jangan ada yang mundur perlahan. Ingatlah, beban yang terasa berat sendirian akan menjadi ringan jika dipikul bersama,” pesannya.

READ  Sidang MTN BPD NTT, Pengadilan Tipikor Kupang Terapkan KUHAP Baru UU Nomor 20 Tahun 2025

Menurut Yosef Lede, budaya gotong royong dan persatuan merupakan kekuatan masyarakat Kabupaten Kupang yang harus terus dijaga, baik dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam pelayanan gereja.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kupang juga menegaskan komitmennya mendukung pembangunan rumah ibadah melalui langkah-langkah yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Salah satunya adalah memfasilitasi percepatan penerbitan sertifikat tanah melalui koordinasi dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), dengan syarat seluruh dokumen administrasi telah dipenuhi. Bupati juga mengimbau seluruh gereja agar segera merapikan legalitas aset yang dimiliki.

Selain itu, ia menjelaskan bahwa dukungan anggaran pemerintah akan mengikuti mekanisme perencanaan daerah. Karena itu, setiap usulan pembangunan diharapkan disampaikan melalui forum resmi, seperti Sidang Klasis, sehingga dapat diakomodasi dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah.

“Kita ingin gereja dan pemerintah menjadi mitra sejati. Perencanaan yang rapi adalah kunci agar kita bisa saling membantu sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Kupang, Johanis Mase, mengapresiasi kepedulian Bupati Yosef Lede yang tetap memperhatikan pembangunan rumah ibadah meski pemerintah tengah menghadapi kebijakan efisiensi anggaran. Ia mengajak seluruh jemaat terus bergandengan tangan hingga pembangunan gereja dapat diselesaikan.

Ketua Sinode GMIT, Pdt. Samuel B. Pandie, juga menyampaikan rasa syukur atas sinergi yang terjalin antara pemerintah dan gereja. Menurutnya, gereja bukan sekadar bangunan tempat beribadah, tetapi menjadi rumah pembentukan umat agar hidup saling mengasihi, saling menguatkan, dan menjadi berkat bagi sesama.

Peletakan batu pertama Gedung Kebaktian Jemaat GMIT Ebenhaezer Oelbiteno menjadi simbol dimulainya pembangunan yang diharapkan tidak hanya menghasilkan bangunan yang kokoh, tetapi juga memperkuat persaudaraan, semangat gotong royong, dan pelayanan bagi generasi mendatang.(Sys/ST)

READ  Bupati Kupang Pimpin Kerja Bakti Bersihkan Pantai Tablolong

Most Popular