ATAMBUA – Pemerintah Kabupaten Belu mempercepat langkah menuju birokrasi modern berbasis digital dengan menggandeng Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga dalam penyusunan dokumen perencanaan Pemerintah Digital yang komprehensif.
Kerja sama swakelola tersebut ditandai dengan pelaksanaan Seminar Awal dan Desk Pemerintah Digital yang dibuka langsung oleh Bupati Belu, Willybrodus Lay, SH, di Lantai I Kantor Bupati Belu, Selasa (14/7/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Willybrodus Lay menegaskan bahwa transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan untuk menjawab tuntutan perkembangan zaman serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, kolaborasi dengan UKSW Salatiga menjadi langkah strategis dalam mewujudkan sistem pemerintahan digital yang terarah, terukur, dan sesuai dengan karakteristik Kabupaten Belu.
Melalui kerja sama tersebut, akan disusun lima dokumen strategis, yakni Arsitektur Pemerintah Digital, Peta Proses Bisnis, Roadmap Pemerintah Digital, Peta Rencana Pemerintah Digital, serta Rencana Strategis Pemerintah Digital.
“Kelima dokumen ini akan menjadi arah dan pedoman bagi seluruh perangkat daerah. Mulai dari penyusunan kebijakan, perencanaan program, pengembangan layanan digital, pengelolaan data, pembangunan infrastruktur, hingga integrasi layanan publik, semuanya harus mengacu pada dokumen ini,” tegas Bupati.
Bupati juga menginstruksikan seluruh kepala perangkat daerah agar terlibat aktif dalam setiap tahapan penyusunan dokumen tersebut. Menurutnya, keterlibatan langsung seluruh organisasi perangkat daerah sangat penting agar dokumen yang dihasilkan benar-benar implementatif dan selaras dengan regulasi pemerintah pusat.
Ia berharap proses penyusunan ini menjadi momentum untuk memperkuat integrasi sistem pemerintahan di Kabupaten Belu sekaligus membangun budaya kerja baru yang lebih kolaboratif.
“Melalui perencanaan yang matang ini, kita tidak hanya membangun sistem, tetapi juga membangun budaya kerja baru. Kita perkuat kolaborasi antarperangkat daerah demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih modern, efektif, efisien, dan yang paling penting responsif terhadap kebutuhan masyarakat Belu,” ujar Willybrodus Lay.
Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Asisten Sekretaris Daerah Kabupaten Belu, para Kepala Perangkat Daerah, Tim Ahli dari UKSW Salatiga selaku mitra swakelola, serta para Person in Charge (PIC) dari masing-masing perangkat daerah.(Sys/ST)

