LARANTUKA – Tim Penjinak Bom (Jibom) Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Nusa Tenggara Timur memusnahkan tiga bom pipa rakitan yang ditemukan warga di Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, pascakonflik antardusun yang sebelumnya menelan korban jiwa. Polisi memastikan seluruh bahan peledak telah dinetralisir sehingga tidak lagi membahayakan masyarakat.

Kapolres Flores Timur AKBP Adhitya Octorio Putra mengatakan pemusnahan dilakukan sebagai langkah cepat untuk menghilangkan potensi ancaman setelah warga melaporkan penemuan benda mencurigakan di lokasi konflik.

“Kami mengapresiasi kepedulian masyarakat yang segera melaporkan penemuan benda mencurigakan kepada aparat kepolisian. Langkah tersebut sangat penting sehingga Tim Jibom dapat segera melakukan sterilisasi, pengamanan, hingga pemusnahan sesuai standar operasional yang berlaku,” kata Adhitya, Jumat (24/7/2026).

Bom pipa pertama ditemukan seorang warga saat memungut buah asam di sekitar lokasi pembuangan sampah di Dusun Bele, Desa Waiburak. Setelah menerima laporan, Tim Jibom langsung melakukan sterilisasi lokasi dan mengevakuasi benda tersebut.

Tak lama berselang, warga kembali menemukan dua bom pipa rakitan lainnya di sekitar pekarangan rumah Kepala Desa Waiburak. Ketiga bom kemudian diamankan dan dibawa ke lokasi disposal untuk dimusnahkan.

Berdasarkan hasil identifikasi Tim Jibom, seluruh barang bukti merupakan bom pipa rakitan dengan daya ledak rendah. Meski demikian, polisi menegaskan benda tersebut tetap berbahaya apabila terkena benturan atau pemicu lainnya.

“Walaupun daya ledaknya tergolong rendah, benda tersebut tetap berbahaya bagi keselamatan masyarakat. Karena itu kami memutuskan melakukan disposal sesuai SOP hingga seluruh bom berhasil dinetralisir dan tidak lagi memiliki potensi membahayakan,” ujarnya.

Polisi Minta Warga Jangan Sentuh Benda Mencurigakan

Kapolres mengimbau masyarakat agar tidak menyentuh ataupun memindahkan benda yang diduga sebagai bahan peledak apabila menemukannya di lapangan.

READ  Pemkab Manggarai Barat Gelar Tabur Bunga Peringati HUT ke-80 RI

“Segera laporkan kepada aparat kepolisian atau personel keamanan terdekat apabila menemukan benda mencurigakan. Jangan mencoba memegang, memindahkan, ataupun membongkarnya sendiri karena dapat membahayakan keselamatan,” tegasnya.

Menurut Adhitya, Polres Flores Timur bersama Brimob Polda NTT dan TNI masih terus melakukan patroli serta pengamanan di wilayah Adonara Timur untuk menjaga situasi tetap kondusif selama proses pemulihan pascakonflik.

“Kami memastikan situasi kamtibmas di Adonara Timur tetap aman dan kondusif. Kehadiran personel di lapangan bertujuan memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mengantisipasi segala bentuk potensi gangguan keamanan agar proses pemulihan pascakonflik berjalan dengan baik,” katanya. (ST/Ant)

Editor: Agus S

Most Popular