KUPANG – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengapresiasi kontribusi operator transportasi daring Maxim Indonesia yang turut mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi melalui penyelenggaraan Kompetisi Kuis Berbahasa Inggris bagi siswa sekolah menengah kejuruan (SMK) di Kota Kupang.

Kompetisi yang diikuti 150 siswa dari 20 SMK se-Kota Kupang itu dinilai menjadi wadah untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris sekaligus mempersiapkan lulusan vokasi menghadapi persaingan dunia kerja.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT, Ambrosius Kodo, mengatakan kolaborasi dunia usaha dengan sektor pendidikan perlu terus diperkuat untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.

“Saya mengapresiasi Maxim Indonesia. Mereka luar biasa karena mau terlibat dalam mendukung pendidikan vokasi di NTT, khususnya di Kota Kupang,” kata Ambrosius saat membuka kompetisi tersebut, Jumat (24/7/2026).

Menurutnya, penguasaan bahasa Inggris kini menjadi salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki lulusan SMK agar mampu bersaing di dunia kerja yang semakin kompetitif.

“Saat ini dunia terus berkembang. Penerimaan kerja di setiap lembaga maupun perusahaan membutuhkan kompetensi dan keterampilan. Kemampuan berbahasa Inggris yang baik akan menjadi nilai tambah tersendiri,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sehingga semakin banyak pelajar yang berani tampil, percaya diri, dan memiliki kemampuan komunikasi yang lebih baik.

Bekal Hadapi Persaingan Global

Sementara itu, Head of Subdivision Maxim Kupang, Junanto Andreas Malelak, mengatakan kompetisi tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan.

Menurutnya, ajang tersebut juga menjadi kesempatan bagi para pelajar untuk mengasah kemampuan bahasa Inggris sekaligus meningkatkan rasa percaya diri dalam menghadapi tantangan global.

“Kami sangat bangga dapat membawa Maxim Quiz English Competition ke Kota Kupang. Ini merupakan kompetisi Bahasa Inggris tingkat SMK terbesar dan pertama yang kami gelar di NTT. Melalui ajang ini, kami ingin memberikan ruang bagi para siswa untuk menguji sekaligus meningkatkan kemampuan bahasa Inggris mereka, keterampilan yang sangat penting di era global,” katanya.

READ  DPO Penipuan Berkedok Dosen Dibekuk

Ia berharap kompetisi tersebut mampu memotivasi para siswa untuk terus belajar, mengembangkan kemampuan, dan mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja maupun pendidikan yang semakin kompetitif.

Selain kompetisi bahasa Inggris, peserta juga memperoleh pembekalan mengenai keselamatan berlalu lintas dari kepolisian dan Jasa Raharja, serta materi penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar dari Balai Bahasa. Kegiatan itu diharapkan mampu memperkaya kompetensi pelajar, baik dari sisi akademik maupun karakter dalam menghadapi dunia kerja. (ST/Ant)

Editor: Agus S

Most Popular