KUPANG – Ketua Bhayangkari Daerah Nusa Tenggara Timur, Ny. Vily Rudi Darmoko, melaksanakan kunjungan kerja (kunker) di Polresta Kupang Kota, Rabu (6/5/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda terpadu bersama kunjungan Kapolda NTT, Irjen Pol. Rudi Darmoko.

Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Ketua Bhayangkari Cabang Kota Kupang, Ny. Tari Djoko Lestari, bersama jajaran pengurus di Mapolresta Kupang Kota.

Rangkaian kegiatan diawali dengan peninjauan Posyandu Kemala. Dalam kesempatan tersebut, Ny. Vily Rudi Darmoko memantau secara langsung pelayanan kesehatan balita, mulai dari penimbangan berat badan hingga pemberian vitamin.

Ia menegaskan pentingnya peran aktif para ibu dalam memastikan tumbuh kembang anak yang sehat serta upaya pencegahan stunting sejak dini.

“Peran ibu sangat penting dalam memastikan generasi penerus tumbuh sehat dan kuat. Pencegahan stunting harus dimulai dari keluarga,” tegasnya.

Usai dari Posyandu, rombongan melanjutkan peninjauan ke gerai UMKM “Katong Pung” binaan Bhayangkari Cabang Kota Kupang.

Dalam kunjungan tersebut, Ketua Bhayangkari NTT berdialog langsung dengan anggota yang mengelola usaha, sekaligus memberikan dukungan dengan membeli berbagai produk lokal unggulan, mulai dari kerajinan tangan hingga kuliner khas daerah.

Langkah ini menjadi bentuk nyata dorongan terhadap kemandirian ekonomi keluarga anggota Polri serta penguatan ekonomi kreatif berbasis lokal.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke Ruang Bhayangkari. Dalam pertemuan tatap muka bersama pengurus cabang dan Yayasan Kemala Bhayangkari, dilakukan evaluasi program kerja sekaligus pemberian motivasi agar organisasi semakin aktif dalam kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat.

Dalam arahannya, Ny. Vily menekankan pentingnya soliditas organisasi serta inovasi program yang berdampak langsung bagi anggota dan masyarakat.

Kunjungan kerja ini menjadi bagian dari upaya Bhayangkari dalam memperkuat peran organisasi, tidak hanya sebagai pendamping tugas Polri, tetapi juga sebagai motor penggerak kegiatan sosial, kesehatan, dan ekonomi di tengah masyarakat. (Sys/ST)

READ  Perpustakaan NTT Diserbu 27 Ribu Pengunjung, Layanan Digital Dominasi Minat Masyarakat

Most Popular