ENDE – Para kepala daerah se-Nusa Tenggara Timur menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank NTT yang digelar di Ende, Jumat (15/5/2026).

Pertemuan tersebut tidak hanya membahas laporan tahunan dan pembagian dividen, tetapi juga menyoroti masa depan Bank NTT sebagai bank daerah yang diharapkan semakin kuat, sehat, modern, dan dipercaya masyarakat.

Dalam forum itu, para pemegang saham bersama manajemen Bank NTT membahas pentingnya menjaga integritas dan kepercayaan publik terhadap bank milik daerah tersebut.

“Bank itu bukan cuma tempat simpan uang. Di NTT, Bank NTT adalah urat nadi banyak mimpi kecil yang sedang tumbuh jadi besar,” demikian disampaikan dalam pertemuan tersebut.

Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena juga menitipkan pesan khusus kepada Direktur Kepatuhan yang baru dilantik agar menjadi benteng dalam menjaga Bank NTT tetap berjalan di jalur yang benar.

Menurutnya, NTT membutuhkan bank daerah yang tidak hanya mengejar keuntungan, tetapi juga mampu bertumbuh bersama masyarakat dan menjadi motor penggerak ekonomi daerah.

Kepercayaan masyarakat, kata dia, merupakan modal utama yang harus dijaga melalui pelayanan yang baik, transparansi, serta integritas dalam pengelolaan lembaga keuangan daerah.

Usai menghadiri RUPS Bank NTT, para kepala daerah se-NTT melanjutkan agenda dengan menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Aula Paroki Kristus Raja Katedral Ende.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari persiapan menyambut 100 tahun Paroki Kristus Raja Katedral Ende pada tahun 2027 mendatang.

Ibadat sabda dalam kegiatan itu dipimpin oleh Luis Rota bersama Pastor Paroki Hengki Sareng dan Uskup Agung Ende Paulus Budi Kleden.

Pembangunan aula tersebut diharapkan menjadi rumah kebersamaan yang membawa sukacita bagi umat dan masyarakat Ende.(Sys/ST)

READ  Ternak Lepas Bebas di Pulau Rote: Persilangan Tradisi, Alam, dan Realitas Ekonomi

Most Popular