KUPANG – Wakil Bupati Kupang, Aurum Obe Titu Eki, resmi memegang kendali sebagai Ketua Indonesia Off-Road Federation Pengurus Daerah NTT periode 2026–2030.
Pelantikan dan pengukuhan berlangsung meriah usai Aurum terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah IOF NTT yang digelar di Harper Kupang, Sabtu (9/5/2026).
Terpilihnya Aurum secara mutlak dinilai menjadi bukti besarnya kepercayaan keluarga besar IOF NTT terhadap kepemimpinannya untuk membawa organisasi menuju arah yang lebih progresif dan berdampak bagi masyarakat.
Putri bungsu tokoh masyarakat NTT, Ayub Titu Eki itu menegaskan bahwa di bawah kepemimpinannya, IOF NTT tidak hanya menjadi komunitas otomotif dan pecinta kendaraan ekstrem, tetapi juga harus hadir sebagai kekuatan sosial dan kemanusiaan di tengah masyarakat.
Dalam orasi kepemimpinannya, Aurum menekankan bahwa tantangan geografis di NTT justru menjadi ruang pengabdian bagi komunitas off-road untuk membantu masyarakat yang berada di wilayah sulit dijangkau.
“Bagi saya, off-road bukan hanya soal kendaraan atau adrenalin semata. Ini adalah tentang bagaimana kita bisa hadir membantu masyarakat, terutama di wilayah yang sulit dijangkau pelayanan umum. Medan yang berat bagi orang lain, justru menjadi jalan bagi kita untuk berbakti,” tegasnya.
Menurut Aurum, kondisi geografis NTT yang didominasi perbukitan dan daerah terpencil membuat keberadaan komunitas off-road memiliki peran strategis, terutama dalam membantu distribusi bantuan sosial, kemanusiaan, hingga pelayanan di daerah terisolasi.
Selain menyoroti misi sosial organisasi, Aurum juga mengingatkan seluruh pengurus dan anggota agar menjaga soliditas internal serta memastikan IOF tetap independen dan berjalan di atas prinsip pengabdian.
“Ke depan, kita harus menjaga agar tidak ada hal-hal yang mengganggu soliditas. IOF harus menjadi rumah besar yang bergerak murni atas dasar kepedulian. Tidak boleh ada kepentingan lain yang mengganggu prinsip kemanusiaan ini,” tandasnya.
Dengan semangat baru di bawah kepemimpinan Aurum Obe Titu Eki, IOF NTT diharapkan mampu menjadi organisasi yang bukan hanya dikenal karena hobi otomotif ekstrem, tetapi juga aktif hadir di garis depan dalam aksi sosial dan kemanusiaan bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur.(Sys/ST).

