BELU – Bupati Belu, Willybrodus Lay, SH, menghadiri ajang internasional Darwin Fusion 2026 yang berlangsung di Kota Darwin, Australia, pada 7–10 Juli 2026. Kunjungan kerja tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat kerja sama internasional di berbagai bidang, mulai dari ketenagakerjaan, investasi, pendidikan, kesehatan, lingkungan hidup hingga pengembangan sektor peternakan.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Belu didampingi Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag), Direktur RSUD Belu, serta Kepala Bagian Protokol Kabupaten Belu. Kehadiran delegasi lintas sektor ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Belu dalam membuka peluang kerja sama yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

Keikutsertaan Kabupaten Belu dalam Darwin Fusion 2026 juga menjadi bagian dari penguatan sinergi kawasan Indonesia Timur. Delegasi Indonesia turut dihadiri Bupati Malaka, Bupati Timor Tengah Utara (TTU), serta perwakilan dari Provinsi Maluku dan Bali.

Salah satu agenda utama adalah audiensi dengan Wali Kota Darwin untuk membahas peluang kerja sama Sister City antara Kota Darwin dan Kabupaten Belu. Dalam pertemuan itu juga dibahas peluang penempatan tenaga kerja Indonesia di Darwin yang masih membutuhkan pekerja pada sejumlah sektor, seperti home care, plumber (teknisi perpipaan), dan gardener (tenaga pertamanan).

Selain membahas ketenagakerjaan, pertemuan tersebut juga dimanfaatkan untuk mempromosikan potensi budaya Kabupaten Belu. Wali Kota Darwin bahkan menyatakan komitmennya untuk kembali menghadiri Festival Fulan Fehan bersama delegasi Kota Darwin pada penyelenggaraan berikutnya.

Bupati Belu juga melakukan audiensi dengan Duta Besar Republik Indonesia untuk Australia, Dr. Siswo Pramono, guna membahas peluang penempatan tenaga kerja Indonesia di Australia beserta mekanisme dan prosedur yang aman serta legal.

Dalam kesempatan tersebut, Duta Besar RI meminta Pemerintah Kabupaten Belu menyiapkan berbagai materi promosi mengenai potensi daerah untuk dipamerkan di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Australia maupun kantor-kantor konsulat Indonesia di sejumlah negara bagian Australia sebagai upaya menarik minat investor.

READ  Ketum TP PKK Tri Tito Karnavian Kunjungi Belu, Disambut Bupati Willy Lay di Bandara A.A Bere Tallo

Di bidang pendidikan, rombongan mengunjungi St. John’s College untuk melihat langsung proses pembelajaran sekaligus menjajaki peluang kerja sama pendidikan.

Sementara di sektor ekonomi, Bupati Belu menghadiri forum Australia Indonesia Business Council (AIBC) guna mempromosikan potensi investasi Kabupaten Belu dan membangun komunikasi dengan para pelaku usaha Australia.

Delegasi Kabupaten Belu juga mengunjungi kawasan peternakan modern untuk mempelajari sistem budidaya dan tata kelola peternakan yang dapat diterapkan di Belu. Di bidang lingkungan hidup, rombongan mempelajari teknologi pengelolaan sampah berkelanjutan sebagai referensi peningkatan sistem pengelolaan limbah di daerah.

Pada sektor kesehatan, Bupati Belu bersama Direktur RSUD Belu melakukan kunjungan ke Royal Darwin Hospital untuk mempelajari sistem pelayanan, tata kelola, serta manajemen rumah sakit sebagai bahan peningkatan kualitas layanan kesehatan di Kabupaten Belu.

Bupati Willybrodus Lay menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan tersebut merupakan langkah nyata Pemerintah Kabupaten Belu dalam membuka akses kerja sama internasional yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap kunjungan kerja menghasilkan peluang dan manfaat nyata bagi Kabupaten Belu, baik melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, terbukanya lapangan kerja, masuknya investasi, maupun penguatan pelayanan publik. Kerja sama dengan berbagai pihak di Australia diharapkan menjadi pintu masuk bagi kemajuan Belu di masa depan,” ujarnya.

Melalui partisipasi dalam Darwin Fusion 2026, Pemerintah Kabupaten Belu optimistis hubungan kerja sama dengan berbagai mitra di Australia akan semakin kuat. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat kapasitas sumber daya manusia, serta membuka lebih banyak peluang kerja bagi masyarakat Kabupaten Belu.(Sys/ST)

Most Popular