DENPASAR – Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah memperkuat kerja sama dengan RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah, Denpasar, Bali, melalui rencana penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang jejaring pengampuan pelayanan kesehatan.

Komitmen tersebut ditunjukkan langsung oleh Bupati TTS, Eduard Markus Lioe, yang melakukan peninjauan fasilitas kesehatan sekaligus audiensi bersama jajaran pimpinan RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah untuk membahas kesiapan pelaksanaan kerja sama tersebut.

Rencana kerja sama ini mencakup empat layanan kesehatan prioritas, yakni penanganan penyakit kanker, penyakit jantung dan stroke, layanan uronefrologi, serta kesehatan ibu dan anak.

Dalam kunjungannya, Bupati Eduard Markus Lioe meninjau berbagai fasilitas rumah sakit, mulai dari sarana dan prasarana, kesiapan tenaga medis, hingga sistem pelayanan yang akan menjadi bagian dari jejaring pengampuan kesehatan. Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh mekanisme pelayanan siap dijalankan sehingga masyarakat TTS dapat memperoleh layanan kesehatan rujukan yang lebih cepat, mudah, dan berkualitas.

“Kami ingin memastikan seluruh kesiapan pelayanan berjalan dengan baik sehingga ketika nota kesepahaman ini ditandatangani, masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara langsung,” ujar Bupati.

Ia menegaskan, kerja sama tersebut merupakan langkah penting dalam meningkatkan akses layanan kesehatan spesialis bagi masyarakat TTS, terutama bagi pasien yang membutuhkan penanganan lanjutan terhadap penyakit kanker, jantung, stroke, gangguan uronefrologi, maupun pelayanan kesehatan ibu dan anak.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan beserta jajaran direksi RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah yang telah menerima kunjungan Pemerintah Kabupaten TTS serta memberikan penjelasan secara rinci mengenai sistem pelayanan dan kesiapan rumah sakit dalam mendukung jejaring pelayanan kesehatan.

READ  Jubir Gubernur Bali: Presiden Prabowo Utus Fadli Zon Buka PKB ke-47

Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada seluruh tenaga kesehatan, staf administrasi, dan semua pihak yang terlibat dalam proses penyusunan nota kesepahaman tersebut.

Menurut Eduard Markus Lioe, kehadiran jejaring pelayanan kesehatan ini diharapkan mampu mengurangi beban masyarakat yang selama ini harus mengeluarkan biaya besar dan menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan layanan kesehatan spesialis.

Selain mempercepat akses pelayanan, kerja sama tersebut juga diharapkan dapat menjangkau masyarakat di daerah terpencil, termasuk wilayah kepulauan di Provinsi Nusa Tenggara Timur yang masih memiliki keterbatasan akses terhadap fasilitas kesehatan rujukan.

“Harapan kami, kerja sama ini dapat segera direalisasikan sehingga masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih adil, cepat, berkualitas, dan berkelanjutan. Sinergi antar rumah sakit dan fasilitas kesehatan harus terus diperkuat demi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” katanya.

Pemerintah Kabupaten TTS optimistis, kerja sama dengan RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah akan menjadi tonggak penting dalam memperkuat sistem rujukan pelayanan kesehatan. Melalui jejaring pengampuan ini, masyarakat diharapkan dapat memperoleh layanan medis yang lebih baik tanpa harus menghadapi berbagai kendala akses maupun tingginya biaya pengobatan.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen Pemkab TTS dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang merata, berkualitas, dan mudah dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.(Sys/ST)

Most Popular