KUPANG – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) resmi dikukuhkan untuk masa bakti 2026–2031. Pengukuhan berlangsung di Hotel Swiss-Belcourt Kupang, Minggu (19/7/2026), dan dipimpin langsung oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKDI, Sujiono, S.E.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Jenderal DPP PKDI Senthot Rudy Prastiono, S.T., Wakil Ketua Umum Dr. Sandy, S.H., M.H., serta Wakil Bendahara Umum Rudy Sutiono.

Dalam kepengurusan yang baru, Charles Finit dari Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) dipercaya sebagai Ketua DPD PKDI NTT. Jabatan Sekretaris diemban Richard Nikson Puas dari Kabupaten Kupang, sementara posisi Bendahara dipercayakan kepada Daniel Roberth V. Novak dari Kabupaten Belu.

Selain pengurus inti, kepengurusan DPD PKDI NTT juga diperkuat oleh 12 bidang yang diisi para kepala desa dari lima kabupaten, yakni Belu, Malaka, Timor Tengah Utara (TTU), Timor Tengah Selatan (TTS), dan Kabupaten Kupang.

Dalam sambutannya, Ketua Umum DPP PKDI, Sujiono, mengaku terharu melihat antusiasme para kepala desa di NTT yang rela menempuh perjalanan jauh dari berbagai kabupaten untuk menghadiri pengukuhan tersebut.

Menurutnya, semangat kebersamaan yang ditunjukkan para kepala desa menjadi bukti bahwa PKDI merupakan wadah yang sah dan legal untuk mempererat persaudaraan, saling berbagi pengalaman, serta memperkuat sinergi dalam mendukung pembangunan desa.

“PKDI hadir untuk mendukung seluruh program pemerintah, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Organisasi ini juga menjadi wadah bagi kepala desa untuk bergandengan tangan menggali potensi ekonomi desa sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kita membangun Indonesia dimulai dari desa,” ujar Sujiono.

Ia menegaskan bahwa PKDI bukan organisasi yang bernaung di bawah kepentingan politik, melainkan organisasi profesi yang mengedepankan semangat persaudaraan antar kepala desa di seluruh Indonesia.

READ  Kejati NTT dan Balai Perumahan Nusra II Teken Kerja Sama Bidang Perdata dan TUN

Sujiono juga meminta agar setelah pengukuhan DPD, seluruh pengurus segera membentuk Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKDI di masing-masing kabupaten secara damai dan tanpa paksaan.

“Jangan ada kata paksaan karena kita semua bersaudara. Rangkul seluruh kepala desa yang ingin bergabung dan bersama-sama membesarkan organisasi ini,” pesannya.

Sementara itu, Ketua DPD PKDI NTT, Charles Finit, mengajak seluruh pengurus dan kepala desa yang telah bergabung agar sepulang dari kegiatan pengukuhan segera merangkul rekan-rekan kepala desa lainnya di daerah masing-masing untuk membentuk kepengurusan DPC.

Ia mengatakan semangat para kepala desa yang datang dari berbagai daerah dengan menempuh perjalanan ratusan kilometer menjadi bukti kuat bahwa para kepala desa memiliki rasa senasib dan komitmen membangun desa secara bersama-sama.

“Kita harus terus membangun komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi dengan Forkopimda di tingkat provinsi maupun kabupaten untuk mendukung seluruh program unggulan pemerintah. Organisasi ini harus menjadi mitra strategis dalam mempercepat pembangunan desa yang inovatif, berdaya saing, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Charles saat diwawancarai.

Charles menambahkan, seluruh pengurus DPD PKDI NTT berkomitmen menjaga soliditas organisasi dengan terus memperkuat koordinasi antaranggota.

Pengukuhan tersebut menjadi langkah awal bagi PKDI NTT untuk memperluas jaringan organisasi hingga ke tingkat kabupaten melalui pembentukan DPC, sekaligus memperkokoh semangat persaudaraan antar kepala desa dengan semboyan “Satu Komando Bersama Sampai Akhir” dalam mendukung pembangunan Indonesia yang dimulai dari desa.(Sys/ST)

Most Popular