KOKBAUN – Semangat gotong royong kembali menjadi kekuatan masyarakat dalam mengatasi dampak bencana alam. Pemerintah Desa Obaki, Kecamatan Kokbaun, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), bersama Pemerintah Desa Muke, Kecamatan Rinhat, Kabupaten Malaka, bergandengan tangan memperbaiki jalan rabat yang putus akibat longsor sejak awal Juni 2026.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Camat Kokbaun, Andy Kalumbang, didampingi Kepala Desa Obaki, Dominikus Tilis, Sekretaris Desa Muke, perangkat desa, serta ratusan warga dari kedua desa.

Ruas jalan yang diperbaiki merupakan akses utama penghubung Kabupaten Timor Tengah Selatan dan Kabupaten Malaka. Selama hampir satu bulan, masyarakat kesulitan melintas sehingga aktivitas ekonomi dan distribusi hasil pertanian terganggu.

Melalui kerja bakti yang dilakukan secara swadaya, material longsor berhasil disingkirkan dan badan jalan kembali diperbaiki sehingga kini dapat dilalui kendaraan maupun masyarakat.

Camat Kokbaun, Andy Kalumbang, mengapresiasi kekompakan masyarakat dan pemerintah desa yang mengedepankan semangat kebersamaan dalam menyelesaikan persoalan yang dihadapi.

“Terima kasih kepada Pemerintah Desa Obaki, Pemerintah Desa Muke, dan seluruh masyarakat yang telah bekerja bersama tanpa mengenal lelah. Gotong royong seperti ini adalah budaya luhur yang diwariskan para leluhur dan harus terus kita jaga. Dengan kebersamaan, pekerjaan yang berat menjadi ringan dan manfaatnya dapat dirasakan semua masyarakat,” ujar Andy Kalumbang, Selasa (30/6/2026).

Ia berharap sinergi antara masyarakat di wilayah perbatasan terus dipertahankan untuk mendukung pembangunan dan mempererat hubungan kekeluargaan antarwilayah.

“Jalan ini bukan sekadar penghubung dua kabupaten, tetapi menjadi urat nadi perekonomian masyarakat. Karena itu, menjaga dan merawatnya merupakan tanggung jawab kita bersama,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Obaki, Dominikus Tilis, mengatakan perbaikan jalan dilakukan karena akses tersebut sangat vital bagi kehidupan masyarakat.

READ  Patungan Beli Buku, Pemuda TTS Blusukan Bagikan Alat Tulis Gratis ke Siswa Pedalaman

“Kami bersama Pemerintah Desa Muke sepakat untuk tidak menunggu terlalu lama. Dengan melibatkan seluruh masyarakat, kami bergotong royong membuka kembali akses jalan agar aktivitas warga dapat kembali berjalan normal. Ini adalah bukti bahwa kebersamaan mampu mengatasi berbagai persoalan,” ungkap Dominikus.

Menurutnya, setelah akses jalan kembali terbuka, masyarakat Desa Obaki kini dapat kembali memasarkan hasil pertanian seperti kacang hijau, kopra, kemiri, dan berbagai komoditas lainnya ke wilayah Kabupaten Malaka.

Pemerintah dan masyarakat berharap semangat gotong royong lintas desa tersebut terus terpelihara sebagai modal sosial dalam membangun wilayah perbatasan yang maju, aman, dan sejahtera. (Sys/ST)

Most Popular