SIARAN TIMOR, KUPANG – Warga Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki yang mengapung di perairan Pantai Wisata Oesapa, Senin (20/4/2026) pagi.

Korban diketahui berinisial SN (25), warga Desa Ofu, Kecamatan Kolbano, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).

Penemuan tersebut pertama kali diketahui oleh dua nelayan, AH (54) dan HM (26), saat keduanya hendak kembali dari melaut dan akan merapat di Pantai Oesapa.

Saat mendekati bibir pantai, keduanya melihat sesosok tubuh manusia dalam posisi tengkurap yang mengapung di laut, dengan jarak sekitar kurang lebih 50 meter dari bibir pantai, ketika kondisi air laut mulai pasang.

Mengetahui hal tersebut, kedua saksi langsung melaporkan temuan itu kepada warga sekitar. Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada Bhabinkamtibmas Kelurahan Oesapa, AIPDA Kefas Tafoki, yang selanjutnya melaporkannya ke pihak Polsek Kota Lama.

Mendapat laporan tersebut, personel piket Polsek Kota Lama bersama Unit Identifikasi Satreskrim Polresta Kupang Kota langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan serta olah tempat kejadian perkara (TKP).

Petugas kemudian mengevakuasi jenazah korban ke daratan sebelum dibawa menggunakan ambulans ke Rumah Sakit Bhayangkara Kupang guna menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut.

Di lokasi kejadian, petugas juga mengamankan sejumlah barang yang diduga milik korban, di antaranya satu buah kaos oblong warna putih, sepasang sandal, serta satu unit telepon genggam merek Oppo berwarna ungu.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di TKP, korban ditemukan dalam kondisi tidak mengenakan baju dan hanya memakai celana pendek warna hitam. Dari hidung dan mulut korban juga terlihat busa keluar.

Selain itu, pada tubuh korban ditemukan ciri khusus berupa tato pada lengan kanan, yakni dua garis melingkar, gambar salib, serta motif kawat duri.

READ  Gubernur NTT dan Komisaris Utama ASDP Bahas Penguatan Ekonomi Maritim Kawasan Selatan

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban. (Sys/ST).

Most Popular