BELU – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia, Muhammad Tito Karnavian, mengajak mahasiswa Politeknik “Ben Mboi” Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) di Kabupaten Belu untuk memiliki cita-cita yang lebih luas dan tidak hanya berorientasi menjadi aparatur sipil negara (ASN), anggota TNI, atau Polri.

Pesan tersebut disampaikan Mendagri saat meninjau Politeknik “Ben Mboi” Unhan RI di Kabupaten Belu, Sabtu (27/6/2026). Dalam kunjungan itu, ia didampingi Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, serta Bupati Belu.

Di hadapan ratusan mahasiswa, Tito Karnavian menegaskan bahwa Indonesia membutuhkan lebih banyak generasi muda yang mampu menciptakan lapangan kerja melalui dunia usaha. Menurutnya, potensi daerah yang melimpah harus dikelola oleh sumber daya manusia yang kreatif, inovatif, dan memiliki keberanian untuk menjadi pelaku usaha.

“Jangan batasi mimpi hanya menjadi TNI, Polri, atau ASN. Negara juga membutuhkan anak muda yang berani menjadi pengusaha, membuka lapangan kerja, dan mengelola potensi besar yang kita miliki,” ujar Mendagri.

Politeknik “Ben Mboi” Unhan RI yang berdiri di kawasan perbatasan Indonesia–Timor Leste saat ini memiliki 538 mahasiswa. Sebagian besar merupakan putra-putri asli Kabupaten Belu dan berbagai daerah di Nusa Tenggara Timur yang dipersiapkan menjadi generasi unggul melalui pendidikan berbasis disiplin, karakter, dan penguasaan ilmu pengetahuan.

Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menyambut baik arahan Mendagri. Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada jumlah aparatur pemerintah, tetapi juga membutuhkan anak-anak muda yang mampu menciptakan peluang usaha dan menggerakkan perekonomian masyarakat.

“Saya percaya masa depan NTT tidak hanya dibangun oleh mereka yang bekerja untuk negara, tetapi juga oleh mereka yang berani menciptakan peluang. Dengan ilmu, disiplin, karakter, dan semangat mencintai daerah, anak-anak muda NTT harus tampil menjadi pemimpin, inovator, dan penggerak ekonomi,” kata Gubernur.

READ  Dinas P&K TTS Berhasil Verifikasi Lebih dari 10 Ribu Anak Tidak Sekolah

Ia menilai kehadiran Politeknik “Ben Mboi” Unhan RI merupakan investasi strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di wilayah perbatasan. Kampus tersebut diharapkan mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga jiwa kepemimpinan, nasionalisme, dan semangat membangun daerah.

Menurut Gubernur, keberadaan perguruan tinggi di kawasan perbatasan menjadi bukti bahwa pembangunan sumber daya manusia terus menjadi prioritas pemerintah. Dengan dukungan pendidikan yang berkualitas, generasi muda NTT diharapkan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

“Dari perbatasan, kita siapkan generasi hebat untuk Indonesia,” tutup Gubernur Melki Laka Lena.(Sys/ST)

Most Popular