KUPANG – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan. Komitmen ini ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan di UPTD SD Inpres Noelbaki, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Selasa (5/5/2026).

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa program revitalisasi merupakan kebijakan strategis nasional untuk menghadirkan pendidikan yang bermutu, aman, dan merata di seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah 3T.

“Program ini bertujuan memperbaiki kualitas pendidikan melalui pembangunan dan pembenahan gedung sekolah, sarana belajar, digitalisasi pembelajaran, serta peningkatan lingkungan belajar agar lebih nyaman dan aman,” ujarnya.

Dalam proyek revitalisasi SD Inpres Noelbaki, pemerintah akan membangun sembilan ruang kelas baru, satu paket rumah dinas guru, ruang administrasi, serta fasilitas toilet. Selain itu, dilakukan rehabilitasi perpustakaan, ruang kelas, toilet, serta penataan lingkungan dan perbaikan pagar sekolah.

Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pejabat pusat dan daerah, di antaranya Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Johni Asadoma, serta Bupati Kupang Yoseph Lede, bersama jajaran Kemendikdasmen.

Kepala SD Inpres Noelbaki, Armada M. Anin, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas perhatian yang diberikan.
“Terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Bapak Mendikdasmen atas bantuan revitalisasi, papan interaktif digital, buku bacaan, hingga Program Makan Bergizi Gratis. Ini sangat memotivasi kami untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan,” ungkapnya.

Usai kegiatan tersebut, Mendikdasmen bersama rombongan melanjutkan kunjungan ke sejumlah sekolah di wilayah Kupang dan Kabupaten Kupang.

Di antaranya SD Inpres Naimata yang telah memiliki 12 ruang kelas baru, SMP Negeri 6 Kupang Tengah Satu Atap dengan tambahan lima ruang kelas, UKS, laboratorium IPA, serta ruang administrasi, dan SD Negeri Balfai yang akan mendapatkan pembangunan enam ruang kelas baru serta rehabilitasi fasilitas sekolah.

READ  Buronan Kasus Asusila terhadap Anak Ditangkap Tim Tabur Kejati NTT

Sebelum peletakan batu pertama, kegiatan diawali dengan pelaksanaan Program Pagi Ceria yang diikuti siswa-siswi bersama Mendikdasmen, Wakil Gubernur, dan Bupati Kupang. Program ini bertujuan membangun kebiasaan positif sejak pagi melalui senam, menyanyikan lagu kebangsaan, dan doa bersama.

Dalam kesempatan itu, Johni Asadoma juga menekankan pentingnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa.
“Program ini merupakan inisiatif Presiden untuk memastikan anak-anak mendapatkan asupan gizi yang cukup agar tumbuh sehat, kuat, dan berdaya saing,” jelasnya.

Program revitalisasi ini diharapkan menjadi langkah konkret pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah, sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang lebih layak bagi generasi muda di NTT.(Sys/ST).

Most Popular