KUPANG – Perjalanan Wakil Bupati Kupang, Aurum Obe Titu Eki, menuju kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Fatuleu Tengah di Desa Nonbaun, Jumat (6/3/2026), diwarnai insiden tak terduga. Kendaraan dinas yang ditumpanginya sempat terjebak di jalan berlumpur akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut.
Ruas jalan menuju lokasi kegiatan menjadi licin dan dipenuhi lumpur tebal sehingga kendaraan beberapa kali tergelincir dan kesulitan melintas.
Melihat kondisi tersebut, pengemudi kendaraan sempat menghentikan laju mobil dan menepi karena khawatir kendaraan terperosok di jalan yang berlumpur.
Namun situasi itu tidak menghentikan langkah Wakil Bupati Kupang untuk tetap melanjutkan perjalanan. Aurum Obe Titu Eki kemudian berpindah dari kursi penumpang ke kursi pengemudi dan mengambil alih kemudi kendaraan.
Dengan penuh kehati-hatian, ia mengarahkan mobil melewati tanjakan, batu-batu kecil, serta lumpur tebal yang menutup sebagian ruas jalan menuju Desa Nonbaun.
Aksi tersebut sempat menjadi perhatian rombongan yang ikut dalam perjalanan. Meski medan yang dilalui cukup berat, kendaraan akhirnya berhasil melewati jalur berlumpur dan melanjutkan perjalanan menuju lokasi Musrenbang.
Peristiwa ini sekaligus menggambarkan tantangan yang masih dihadapi masyarakat di wilayah pedalaman Kabupaten Kupang, khususnya terkait akses infrastruktur jalan yang belum sepenuhnya memadai.
Kondisi jalan yang sulit dilalui tersebut juga menjadi salah satu isu yang dibahas dalam Musrenbang Kecamatan Fatuleu Tengah. Forum tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi terkait prioritas pembangunan daerah.
Meski perjalanan menuju lokasi penuh tantangan, kegiatan Musrenbang tetap berlangsung dengan lancar.
Pemerintah daerah berharap berbagai usulan yang disampaikan masyarakat dapat menjadi dasar dalam perencanaan pembangunan ke depan, termasuk peningkatan kualitas infrastruktur jalan yang menjadi akses utama warga di wilayah tersebut. (Sys/ST)

