KUPANG – Pemerintah Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, bersama PT Pos Indonesia menjalin kerja sama penguatan layanan logistik dan keuangan digital guna meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat.
Kerja sama tersebut dibahas dalam pertemuan antara Wakil Wali Kota Kupang Serena Cosgrova Francis dengan jajaran PT Pos Indonesia Kantor Cabang Utama (KCU) Kupang.
“Layanan publik tidak boleh berjalan biasa-biasa saja. Harus terus bertransformasi mengikuti kebutuhan masyarakat,” ujar Serena di Kupang, Minggu (17/5).
Menurutnya, kolaborasi dengan PT Pos Indonesia menjadi langkah strategis untuk menghadirkan layanan yang lebih mudah dijangkau, cepat, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Serena menyatakan pemerintah daerah membutuhkan mitra yang tidak hanya menghadirkan layanan administratif, tetapi juga mampu memberikan solusi nyata bagi warga.
“Pada prinsipnya saya sangat mendukung ide-ide kreatif dan inovatif yang dibawa PT Pos Indonesia. Kerja sama yang sudah ada harus diperkuat agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.
Ia juga meminta proposal teknis pengembangan kerja sama segera diajukan, termasuk pembaruan nota kesepahaman (MoU), agar implementasi program dapat berjalan lebih cepat dan terukur.
Sementara itu, Executive General Manager PT Pos Indonesia KCU Kupang I Nyoman Adi Widiana menjelaskan PT Pos saat ini tengah melakukan transformasi besar-besaran dalam pelayanan.
Menurutnya, PT Pos kini tidak lagi hanya dikenal sebagai layanan pengiriman surat, tetapi juga memperkuat sektor logistik dan jasa keuangan digital.
“Kami ingin membangun sinergi yang lebih erat dengan Pemkot Kupang. Saat ini PT Pos sudah hadir di Mal Pelayanan Publik untuk memudahkan warga membayar tagihan PDAM,” ujarnya.
Ke depan, PT Pos berharap dapat memperluas layanan hingga pembayaran Samsat dan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) guna mempermudah akses masyarakat terhadap pelayanan publik.
Ia menambahkan, berbagai kerja sama yang telah berjalan bersama perangkat daerah diharapkan terus berkembang melalui inovasi layanan yang lebih adaptif dan efektif.
Selain membahas penguatan layanan publik, pertemuan tersebut juga membicarakan peluang kolaborasi sosial bersama AXA Insurance melalui program “Bisa Diri”, yakni perlindungan jiwa dengan premi terjangkau mulai Rp5.000.
Program itu dinilai sejalan dengan program unggulan Pemerintah Kota Kupang bertajuk Ina Kasih (Intervensi Peduli Akses Pembalut Gratis bagi Perempuan Pra-Sejahtera) yang fokus pada perlindungan dan pemberdayaan kelompok rentan di masyarakat. (ant/MK)
Editor: Agus S

