KUPANG – Sempat terjadinya kekosongan Pertalite di sejumlah SPBU Kota Kupang memicu kekhawatiran masyarakat. Namun, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) memastikan kondisi tersebut hanya bersifat sementara dan tidak mengganggu ketersediaan pasokan BBM secara keseluruhan.

Pertamina menyebut sebagian besar dari 15 SPBU yang beroperasi di Kota Kupang masih memiliki stok Pertalite dan tetap melayani masyarakat. Distribusi tambahan juga telah diprioritaskan untuk SPBU yang mengalami kekosongan.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan hanya beberapa SPBU yang kehabisan stok Pertalite pada Minggu (19/7) akibat tingginya permintaan masyarakat.

“Secara umum ketersediaan Pertalite di Kota Kupang masih aman. Hanya beberapa SPBU yang sempat mengalami kehabisan stok pada Minggu karena penyaluran kepada masyarakat sangat tinggi,” ujar Ahad.

Menurut dia, Pertamina langsung berkoordinasi dengan Integrated Terminal (IT) Tenau untuk memprioritaskan pengiriman BBM ke SPBU yang stoknya telah memasuki kategori kritis.

Pada Senin (20/7), mobil tangki pengangkut Pertalite diprioritaskan mengisi kembali SPBU yang sempat kosong, di antaranya SPBU Oeba dan SPBU Pasir Panjang sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat kembali berjalan normal.

Ahad menjelaskan distribusi BBM dari Integrated Terminal Tenau ke seluruh SPBU selama ini berlangsung normal tanpa kendala operasional. Kekosongan yang terjadi di beberapa lokasi disebabkan stok habis lebih cepat karena tingginya penyaluran, sementara pada hari Minggu tidak terdapat jadwal distribusi dari terminal.

Ia menegaskan masih ada sejumlah SPBU lain di Kota Kupang yang tetap memiliki stok Pertalite sehingga masyarakat tetap dapat memperoleh BBM.

Sebagai langkah antisipasi, Pertamina terus memantau kondisi stok di seluruh SPBU, memastikan ketersediaan seluruh jenis BBM, serta memperkuat koordinasi distribusi agar SPBU yang stoknya mulai menipis dapat segera dilakukan pengisian kembali.

READ  NTT Siap Jadi Pelopor Energi Bersih Indonesia

Pertamina juga mengimbau masyarakat tidak melakukan pembelian berlebihan dan tetap membeli BBM sesuai kebutuhan.

“Kami berkomitmen menjaga keandalan pasokan dan distribusi energi agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal,” tegas Ahad. (ST/Ant)

Editor: Agus S

Most Popular