KUPANG – Pulau Semau diproyeksikan menjadi magnet baru pariwisata Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur. Bupati Kupang Yosef Lede turun langsung memantau potensi pariwisata Pulau Semau, Sabtu (31/1/2026), dengan fokus utama pada Bukit Hansisi, lokasi rencana pembangunan patung Kristus yang dijadwalkan mulai dikerjakan pada Maret 2026.
Kunjungan kerja tersebut tidak sekadar peninjauan lapangan, tetapi menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memastikan pengembangan pariwisata berjalan terencana, terintegrasi, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat lokal.
Dalam keterangannya, Bupati Yosef Lede menegaskan bahwa pengembangan Pulau Semau tidak hanya bertumpu pada satu objek wisata, melainkan dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan.
“Kita tidak hanya membangun satu destinasi. Ada tiga proyek besar yang akan kita wujudkan, yakni pembangunan patung Kristus di Bukit Hansisi sebagai wisata religi, pengembangan Pantai Liman untuk wisata bahari, serta pembangunan Bendungan Uikiban di Letbaun yang juga berpotensi menjadi destinasi wisata alam,” tegas Bupati.
Ia mengakui bahwa keterbatasan anggaran akibat pengurangan bantuan dari pemerintah pusat menjadi tantangan tersendiri. Namun demikian, semangat untuk membangun daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat tidak akan surut.
“Dengan dukungan doa dan kebersamaan seluruh masyarakat Kabupaten Kupang, kami yakin proyek-proyek ini akan membawa perubahan positif dan menggerakkan perekonomian lokal,” tambahnya.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kupang, Marthen Timate, menjelaskan bahwa pembangunan patung Kristus di Bukit Hansisi tidak hanya menjadi simbol keagamaan, tetapi juga akan menjadi ikon pariwisata Kabupaten Kupang yang mampu menarik wisatawan nusantara maupun mancanegara.
“Pembangunan akan dimulai Maret 2026. Semua tahapan sudah dipersiapkan dengan matang, ini bukan sekadar wacana,” tegas Marthen.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kupang, Tonci Teuf, memaparkan bahwa aspek teknis pembangunan telah siap untuk dieksekusi. Tahap awal akan difokuskan pada pembangunan pondasi setinggi 20 meter, yang akan menjadi dasar kokoh bagi patung Kristus setinggi 50 meter.
“Desain patung ini merupakan hasil sayembara dan telah diterjemahkan ke dalam perencanaan teknis yang siap dibangun,” jelasnya.
Kunjungan kerja tersebut turut dihadiri oleh Kepala Dinas Perhubungan Frits Kuhurima, Kepala Dinas Perikanan Yaret Tamoes, Kepala BP4D Paul Liu, para Camat Semau dan Semau Selatan, serta seluruh Kepala Desa se-Pulau Semau. Kehadiran seluruh pemangku kepentingan ini menegaskan komitmen bersama dalam mengembangkan potensi pariwisata Pulau Semau secara terpadu. (Sys/ST)

